MENJADI “NAZIR ALLAH” DI AKHIR JAMAN

19 Jun, 2017

Hakim-hakim 13:1-5. Orang Israel melakukan pula apa yang jahat di mata TUHAN; sebab itu TUHAN menyerahkan mereka ke dalam tangan orang Filistin empat puluh tahun lamanya. Pada waktu itu ada seorang dari Zora, dari keturunan orang Dan, namanya Manoah; isterinya mandul, tidak beranak. Dan Malaikat TUHAN menampakkan diri kepada perempuan itu dan berfirman kepadanya, demikian: "Memang engkau mandul, tidak beranak, tetapi engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki. Oleh sebab itu, peliharalah dirimu, jangan minum anggur atau minuman yang memabukkan dan jangan makan sesuatu yang haram. Sebab engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki; kepalanya takkan kena pisau cukur, sebab sejak dari kandungan ibunya anak itu akan menjadi seorang nazir Allah dan dengan dia akan mulai penyelamatan orang Israel dari tangan orang Filistin."

Sejak dalam kandungan ibunya, Simson sudah dikhususkan Tuhan untuk maksud penyelamatan. Tuhan mau memakai Simson untuk menyelamatkan orang Israel dari tangan orang Filistin. Ia telah dipilih untuk menjadi nazir Allah sejak dalam kandungan ibunya. Sebagai seorang nazir, rambutnya tidak boleh dipotong, dan ia tidak boleh minum anggur atau menjamah hal yang najis.

Seperti halnya Simson pada jaman itu, saya percaya hari-hari ini pun Tuhan sedang membangkitkan suatu pasukan / generasi Nazir untuk maksud penyelamatan; Suatu generasi yang akan menyelamatkan jutaan jiwa-jiwa dari tangan "si jahat" - iblis.

Apakah Nazir itu? Nazir adalah orang yang dikhususkan atau dipisahkan hidupnya hanya untuk Tuhan. Berasal dari kata ibrani - Nazir, yang artinya seorang yang dikhususkan atau dipisahkan.

Seorang Nazir pada masa itu terikat kepada sumpah untuk tidak meminum anggur.

Bilangan 6:1-3. TUHAN berfirman kepada Musa: "Berbicaralah kepada orang Israel dan katakanlah kepada mereka: Apabila seseorang, laki-laki atau perempuan, mengucapkan nazar khusus, yakni nazar orang nazir, untuk mengkhususkan dirinya bagi TUHAN, maka haruslah ia menjauhkan dirinya dari anggur dan minuman yang memabukkan, jangan meminum cuka anggur atau cuka minuman yang memabukkan dan jangan meminum sesuatu minuman yang dibuat dari buah anggur, dan jangan memakan buah anggur, baik yang segar maupun yang kering.

Anggur berbicara tentang sesuatu yang nikmat. Seorang Nazir, ia dengan sukarela menyangkali dirinya dari kenikmatan-kenikmatan hidup ini demi mengalami secara penuh kenikmatan sesungguhnya dari pengenalan akan Tuhan. Hal yang sama di dalam Perjanjian Baru ditemukan di dalam Efesus 5:18: "Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh." Dari pada mencari kepuasan dari anggur duniawi, Nazir harus hidup "di bawah pengaruh" anggur baru dari Roh Tuhan. Mereka dikuasai hanya oleh Roh Kudus saja (Lou Engle).
Yohanes Pembaptis adalah seorang Nazir di dalam Perjanjian Baru. Ia penuh Roh Kudus sejak dari kandungan ibunya. Ia tidak menjamah apa yang najis. Makanannya ialah belalang dan madu. Ia berjalan dalam roh dan kuasa Elia untuk membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang benar dan dengan demikian menyiapkan jalan bagi Tuhan (Lukas 1:17).

Dalam kitab Maleakhi - kitab terakhir dalam Perjanjian Lama, Tuhan berkata bahwa Ia akan mengutus Elia sebelum datangnya hari Tuhan yang besar dan dahsyat itu. Saya percaya nubutan ini bukan cuma tentang seorang pria yang hidup menyendiri, yang berseru-seru di padang gurun, tapi saya percaya suatu generasi Nazir, suatu generasi Yohanes Pembaptis dengan roh dan kuasa Elia sedang Tuhan bangkitkan di hari-hari ini untuk menuai jutaan jiwa-jiwa bagi Tuhan, dan dengan demikian mempersiapkan jalan bagi kedatangan Tuhan untuk kali yang kedua.

Mau kah saudara menerima panggilan Allah ini? Maukah Engkau memberi hidupmu untuk dipisahkan dari segala kenajisan dunia dan hidup sepenuhnya bagi Tuhan dan rencana-Nya?

2 Timotius 2:20-21: Dalam rumah yang besar bukan hanya terdapat perabot dari emas dan perak, melainkan juga dari kayu dan tanah; yang pertama dipakai untuk maksud yang mulia dan yang terakhir untuk maksud yang kurang mulia. Jika seorang menyucikan dirinya dari hal-hal yang jahat, ia akan menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia, ia dikuduskan, dipandang layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia. (HW).

TUHAN YESUS MEMBERKATI.