HIDUPLAH OLEH ROH

06 Jan, 2019

"Maka berbicaralah ia, katanya: "Inilah firman TUHAN kepada Zerubabel bunyinya:
Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan,melainkan dengan roh-Ku, firman TUHAN semesta alam."
Zakharia 4:6
Roh Kudus adalah sumber kekuatan kita. Kita adalah anak-anak Allah yang telahlahir baru dari Roh Allah, dirancang Tuhan untuk hidup selaras dengan kehendakTuhan. Manusia rohani kita selalu mengingini apa yang berasal dari Tuhan, sehinggahidup kita dapat mencerminkan Tuhan dan menghadirkan kenyataan Yesus melaluihidup kita. Kuasa Roh Kuduslah yang mengerjakan perwujudannya dalam hidupkita. Gaya hidup serupa Kristus dibangun dalam kita oleh karya Roh Kudus.Ketika Tuhan berkata: "Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan,melainkan dengan roh-Ku, ..." Dia menghendaki agar kita hidup oleh kuasa RohKudus. Itulah hidup oleh Roh Kudus yaitu menghadirkan karakter Kristus. Kitamenghidupi gaya hidup yang senantiasa mengandalkan Roh Kudus. Firman Tuhaninilah yang memilah, antara hidup oleh kekuatan dan kemampuan manusiawi,ataukah kita hidup oleh kemampuan Roh Allah. Tuhan memperingatkan kita untukjangan bersandar kepada kekuatan manusia. Bukan dengan kekuatan ataukeperkasaan kita, melainkan oleh kemampuan Roh Allah. Hiduplah oleh Roh.Kontras dari 'hidup oleh Roh' adalah 'hidup menurut daging'; yaitu mengikuti hawanafsu kedagingan. Hidup oleh Roh akan menghasilkan buah Roh, yaitu kasih,sedangkan hidup oleh daging menghasilkan 'buah daging', yaitu melawan Tuhandan melakukan yang jahat. Tuhan menginginkan kita berbuah Roh, dan buah yangketika 'dimakan' terasa manisnya oleh banyak orang. Seharusnya keinginan naturalkita sebagai anak-anak Allah adalah menghasilkan buah Roh. Kerinduan itu sudahtertanam di hati kita sejak kita lahir baru oleh Roh Kudus menjadi anak Allah.Karena itu kita harus membangun persahabatan dengan Roh Kudus. Kita harusmengenal dan mengalami Roh Kudus semakin mendalam. Roh Kudus adalah sumberkita yang memberikan hidup Illahi, hikmat, pengertian, kekuatan, keberanian bagikita untuk hidup setiap hari dalam kehendak-Nya. Dialah kekuatan kita untukmenyelesaikan panggilan-Nya atas hidup kita.Dalam Aliran Sungai Roh KudusRoh Kudus digambarkan dalam Alkitab sebagai sebuah sungai. Kita harus mengikutigerakan aliran sungai Roh Kudus. Aliran itu harus terus mengalir di dalam hati kita,dan membuat hidup kita terus bergerak di dalam aliran-Nya.
Dalam Yohanes 7: 37-39, Tuhan berbicara bahwa aliran Roh Kudus mengalir di hatiorang percaya. Aliran kehidupan itu kemudian mengalir keluar dari hidup kitasebagai Roh Kudus dan karya Roh Kudus yang memberkati orang lain. Aliran RohKudus di dalam kita membuat kita dikenyangkan dengan damai sejahtera danhikmat Allah. Hidup kita menjadi bermakna dan menyentuh kehidupan orang laindengan kebaikan-Nya. Orang di sekitar kita merasakan atmosfir kedamaian ketikabersinggungan dengan hidup kita. Kata-kata yang berisi hikmat Allah menjadi jiwadan nyawa dari ucapan kita, sehingga orang lain dibangun dan dikuatkan. Itulahaliran Roh yang mengalir dari dalam roh kita. Kita membawa keluar aliran air hidupyang menyentuh orang lain yang membutuhkan kebaikan Tuhan. Bukan olehkekuatan kita, melainkan oleh Roh Kudus yang ada di dalam kita.Roh PewahyuanRoh Kudus adalah Roh yang mewahyukan Yesus (Efesus 1:19), sehingga kitamemiliki pengenalan akan Kristus dengan pemahaman surgawi. Mengenal Kristus dikedalaman hati dan memahami rancangan-Nya dengan pertolongan Roh Kudus.Pengenalan akan Kristus, dan keinginan hati kita untuk menjadi serupa Kristusbersumber dari Roh Kudus. Dia mewahyukan Kristus dan kebenaran-Nya kepadakita. Hidup dalam pewahyuan Kristus dan pengenalan yang mendalam membuatkuasa Roh Kudus leluasa berkarya dalam hidup kita.Pengenalan Kristus oleh pewahyuan Roh Kudus membuat kita mengikuti gaya hidupKristus. Kita menjadi orang yang berbeda dengan dunia. Perilaku kita makin selarasdengan surga, dan kontras dengan keduniawian. Apa yang dicintai dunia bukan lagikesukaan kita. Apa yang disukai Tuhan menjadi hal yang utama dalam hidup kita,walaupun ditentang oleh dunia. Yesus menjadi model dan gaya hidup kita olehkarya Roh Kudus. Sebagaimana kehadiran Kristus di bumi untuk menghadirkanKerajaan Allah, maka oleh Roh Kudus kita menjadi orang-orang yang menghadirkanKerajaan Allah. Yaitu kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh karya Roh Allahdan kuasa-Nya. (Roma 14: 17; 1 Korintus 4: 20).Pikiran Kerajaan Allah oleh Roh KudusTuhan mau agar didalam hidup ini; kita mengutamakan Kerajaan Allah, maksudnyamemanifestasikan Kerajaan Allah dalam hidup kita.
".... datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti disorga." Matius 6:10"Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, makasemuanya itu akan ditambahkan kepadamu." Matius 6:33
Kerajaan Allah bukanlah hal-hal jasmaniah, melainkan kebenaran surgawi yangpenuh damai dan sukacita oleh Roh Kudus (Roma 14:17). Roh Kuduslah yangmembuat kita memahami dan mengalami Kerajaan Allah. Ketika Kerajaan Allah danSang Raja menjadi pusat pikiran dan fokus kita, maka pikiran Kerajaan Allah akanterbangun dalam kita. Pola pikir kita dibangun menjadi selaras dengan pikiran
Kristus. Ketika mengalami perjumpaan dengan Sang Raja, maka kita menerimapikiran-Nya menjadi pikiran kita.Di dalam penyembahan kita kepada Tuhan dan perenungan akan firman-Nya, makapikiran Kristus meresap ke dalam pengertian dan menjadi pemikiran kita yang baru. Pikiran kita semakin terbuka terhadap perkara-perkara yang diatas. Kita semakin peka akan kehadiran Roh Kudus. Pikiran kita diperkaya dan terus dialiri dengan pewahyuan tentang siapakah Diasesungguhnya. Hidup kita mengekspresikan kehadiran Roh Kudus yang hidup didalam kita -kepada orang-orang disekitar kita.Hidup Dalam Hadirat-NyaSeorang yang telah masuk ke dalam perhentian di hadirat Tuhan, akan beralih dariyang tadinya bersumber kepada diri sendiri menjadi bersumber kepada Roh Kudus."Sebab barangsiapa telah masuk ke tempat perhentian-Nya, ia sendiritelah berhenti dari segala pekerjaannya, sama seperti Allah berhenti daripekerjaan-Nya. Karena itu baiklah kita berusaha untuk masuk ke dalamperhentian itu, supaya jangan seorangpun jatuh karena mengikuti contohketidaktaatan itu juga." Ibrani 4: 10, 11
Adalah pilihan dan keputusan kita untuk masuk ke dalam perhentian dan terusmenerus tinggal dalam hadirat-Nya. Kita memutuskan untuk menyangkal danmenyalibkan keinginan manusiawi, agar dipenuhi dengan kehendak Allah dankeinginan yang Ilahi.Keinginan kita ditundukkan untuk selaras dengan keinginan Tuhan. Bukanmelakukan dengan cara manusia, melainkan menurut cara Tuhan. Bukan menurutwaktu dan agendanya sendiri, melainkan menurut waktu Tuhan, seturut agendaTuhan. Semuanya dilakukan dengan kekuatan Roh Kudus. Maka Roh Kudusmenguasai arena yang luas dalam hidup kita ketika kita sedang berada dalamhadirat Tuhan. Dialah mendominasi hidup kita, sehingga kita sepenuhnyadikendalikan oleh Roh Allah.Karena itu teruslah mengejar untuk tenggelam dalam hadirat-Nya, dan di dalamhadirat-Nya mengerjakan kita tugas yang Tuhan berikan untuk kita selesaikan. Kitaakan mendapati bahwa diri kita sedang bekerja dengan hati yang rest, penuh damaisejahtera.Jika kita telah melakukan ini, maka kita akan melihat buahnya, yaitu Allah bisaberbuat banyak menjamah dan mengubah hidup orang lain melalui kehidupan kita.Itu semua bisa terjadi karena Dia mendapati kita sebagai pijakan-Nya di bumi untukmelakukan semua itu. Amin. (MG)