BANGKITNYA PASUKAN-PASUKAN YANG GAGAH PERKASA

01 Jun, 2020

Ketika semua raja orang Amori di sebelah barat sungai Yordan dan semua raja orang Kanaan di tepi laut mendengar, bahwa TUHAN telah mengeringkan air sungai Yordan di depan orang Israel, sampai mereka dapat menyeberang, tawarlah hati mereka dan hilanglah semangat mereka menghadapi orang Israel itu. Pada waktu itu berfirmanlah TUHAN kepada Yosua: "Buatlah pisau dari batu dan sunatlah lagi orang Israel itu, untuk kedua kalinya." - Yosua 5:1-2

Di dalam 2 Samuel 24 kita membaca kisah bagaimana saat Daud mendengarkan perintah Tuhan untuk membangun mezbah di pengirikan Arauna, tulah penyakit sampar - yang telah menewaskan tujuh puluh ribu orang Israel - berhenti.

Melalui kisah ini dan dari prinsip-prinsip Alkitab, kita mengerti bahwa sebagai orang-orang percaya di jaman Perjanjian Baru, salah satu pengertian membangun mezbah dan memberikan korban kepada Tuhan, adalah dengan membangun persekutuan dengan Tuhan melalui Doa, Pujian dan Penyembahan kita.

Di tengah-tengah kondisi bangsa yang sedang mengalami pandemi Covid 19 dan ancaman resesi ekonomi global, maka kita percaya bahwa Doa, Pujian dan Penyembahan kita akan sangat berdampak bagi keadaan bangsa.

Tetapi pertanyaan nya adalah kualitas "mezbah" atau Doa, Pujian Penyembahan seperti apa yang dapat merubah keadaan bangsa kita?

Firman Tuhan dalam kitab Yakobus 5:16 berkata bahwa Doa orang benar bila dengan sungguh-sungguh didoakan besar kuasa nya.

Jadi untuk mendapatkan Doa atau Pujian penyembahan yang berkuasa harus lah dimulai dengan kualitas si Pendoa atau si Penyembah nya tersebut.

Saya melihat ada suatu dampak yang positif melalui peristiwa Corona ini (Roma 8:28); Saya melihat kita semua sedang ditarik mundur sejenak oleh Tuhan. Tuhan sedang men-set ulang hidup kita. "Mezbah Hidup" kita sedang diperbaiki oleh Tuhan. Kita sedang dimurnikan oleh Tuhan.

Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku, supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku! Dengan mendadak Tuhan yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya! Malaikat Perjanjian yang kamu kehendaki itu, sesungguhnya, Ia datang, firman TUHAN semesta alam. Siapakah yang dapat tahan akan hari kedatangan-Nya? Dan siapakah yang dapat tetap berdiri, apabila Ia menampakkan diri? Sebab Ia seperti api tukang pemurni logam dan seperti sabun tukang penatu. Ia akan duduk seperti orang yang memurnikan dan mentahirkan perak; dan Ia mentahirkan orang Lewi, menyucikan mereka seperti emas dan seperti perak, supaya mereka menjadi orang-orang yang mempersembahkan korban yang benar kepada TUHAN. Maka persembahan Yehuda dan Yerusalem akan menyenangkan hati TUHAN seperti pada hari-hari dahulu kala dan seperti tahun-tahun yang sudah-sudah. - Maleakhi 3:1-4

Saya mendapatkan dalam firman Tuhan yang terdapat dalam kitab Yosua pasal 5:1-15; bahwa TUHAN tidak pernah tergesa-gesa.

Yosua 5:1 berkata bahwa Ketika semua raja orang Amori di sebelah barat sungai Yordan dan semua raja orang Kanaan di tepi laut mendengar, bahwa TUHAN telah mengeringkan air sungai Yordan di depan orang Israel, sampai mereka dapat menyeberang, tawarlah hati raja-raja Kanaan dan hilanglah semangat mereka menghadapi orang Israel itu.
Melihat hal tersebut, apakah yang Tuhan lakukan? Apakah Tuhan langsung memerintahkan Yosua dan bangsa Israel untuk langsung menyerbu musuh-musuhnya yang sudah ketakutan dan tawar hati tersebut?

Ternyata tidak saudara. Alih-alih Tuhan memerintahkan Yosua menyerbu, Tuhan malah menyuruh Yosua untuk membuat pisau dari batu untuk menyunat orang Israel untuk kali kedua. Dan orang Israel (the Young Generation) akhirnya disunat di Gilgal sebelum mereka memasuki tanah Kanaan lebih jauh.

Tuhan perlu untuk menghapuskan "cela Mesir" yang ada pada orang-orang Israel, sebelum mereka akhirnya berperang untuk menduduki tanah Kanaan. Sama seperti kepada bangsa Israel, Tuhan perlu untuk memurnikan kita - Gereja Nya terlebih dahulu sebelum kita melangkah lebih jauh masuk dalam penuaian yang terbesar dan terakhir.

Lewat peristiwa covid ini, saya percaya Tuhan sedang mempersiapkan Pasukan-Nya yang gagah perkasa. Ia sedang memurnikan pasukan-Nya, Ia sedang me-reset hidup kita menjadi Penyembah-penyembah Nya, yang menyembah Nya dalam roh dan kebenaran.

Setelah seluruh bangsa itu selesai disunat, maka tinggallah mereka di tempatnya masing-masing di perkemahan itu, sampai mereka sembuh. - Yosua 5:8

Tuhan Yesus Memberkati.