Janganlah Takut!  Yesus Bangkit untuk Kamu

26 May, 2019

Bagaimana perasaanmu hari ini ?
Apakah kita sedang dirundung ketakutan atau sukacita ?

Setelah Tuhan Yesus mati, murid-murid hidup dalam ketakutan. Iman yang dulu ada ketika Yesus belum mati, hilang seketika. Mereka lupa bahwa Yesus harus bangkit dan menyatakan kemuliaan Allah. Larut dalam sedih mereka berkumpul di suatu tempat dengan pintu yang terkunci rapat, karena takut pada orang Yahudi. Damai sejahtera mereka telah digantikan oleh ketakutan. Tidak ada iman yang menyala - nyala, tidak ada keberanian seperti dulu kala.

Syukurlah, sebelum mereka lebih lama larut dalam ketakutan Yesus menampakkan diri. Murid - murid pun bersukacita melihat Tuhan bangkit dari kematian (Yohanes 20:20). Damai sejahtera bagi kamu. Itulah kalimat yang Yesus ucapkan pada murid-murid. Kalimat yang tetap relevan bagi kita juga saat ini. Seberapa sering kita takut menjalani kehidupan ini? Kita mungkin takut kepada orang yang lebih berkuasa daripada kita. Kita mungkin takut karena peristiwa masa lalu, masa kini bahkan yang akan datang nanti. Kita takut pada apa yang belum tentu terjadi. Bahkan takut untuk sekadar disuruh berdoa atau memuji Tuhan di depan banyak orang. Padahal, Yesus bangkit bukan saja untuk menebus dosa kita tetapi membuat kita berani menghadapi segala tantangan kehidupan. Sudah selesai, setiap masalah kita telah diselesaikan di kayu salib. Segala dosa, penderitaan fisik maupun psikis terselesaikan secara sempurna oleh darah Yesus.  

Apa sih yang Tuhan Yesus tak bisa ubah?

Tidak ada, karena itu tidak ada juga masalah yang tak dapat diselesaikan di dalam Yesus. Namun, terkadang kita membuat respon seperti para murid yang ketakutan karena lupa bahwa Yesus telah bangkit bagi kita. Yesus bangkit untuk seluruh aspek kehidupan kita. Namun maukah kita merespon korban kebangkitan-Nya dengan percaya pada kuasa-Nya. Bila Tuhan katakan damai sejahtera, percayalah kita akan menerima-Nya. Bila Tuhan sudah membuka jalan akan masalah kita, jangan lagi terus mengeluh. Kalaupun Tuhan belum membuka jalan, jangan juga menyerah.

Milikilah kepercayaan penuh pada Yesus. Ia bangkit untuk kita. Percayalah seperti ke-11 murid, jangan terus menuntut bukti seperti Thomas. Kita sama-sama belajar untuk percaya pada Yesus dan kuasa kebangkitan-Nya. Ia sanggup dan berkuasa mengubah segala dukacita menjadi sukacita. Segala penyakit kejiwaan yang tidak terselesaikan oleh para psikolog sekalipun. Segala penyakit fisik yang tidak terselesaikan oleh para dokter sekalipun. Yesus, psikolog diatas segala psikolog. Yesus dokter diatas segala dokter. Terus percaya, terus bangkit dan menjadi terang seperti Ia telah bangkit dan menerangi kehidupan kita dulu, sekarang dan selama - lamanya. Yesus bangkit dari kematiaan dan mengalahkan segalanya, bagaimana dengan kita?

Fear not, God with you!