KEBERHASILAN MENGATASI PERGUMULAN HIDUP SEBAGAI ORANG PERCAYA

03 Feb, 2019

"Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan."
- Yakobus 1 : 2 -

PENDAHULUAN
Wanita Allah, hidup ini tidak selalu datar namun pastinya akan ada naik turunnya. Masalah, ataupun persoalan hidup Tuhan ijinkan terjadi agar iman kita bertumbuh lebih lagi di hadapanNya. Hidup ini bagai sekolah setiap pembelajaran yang sudah kita ikuti akan selalu diakhiri dengan sebuah ujian, agar kita dapat meningkat di tahapan selanjutnya. Ingatlah, bahwa ujian itu mendatangkan ketekunan.

ISI
Bagaimana cara agar berhasil mengatasi pergumulan hidup sebagai orang percaya? Ada beberapa cara, yaitu:
1. Mempunyai Sikap / Respon Yang Benar (1 Petrus 1 : 6 - 7)
Saat kita sedang dalam pergumulan dan masalah, hati kita diiringi oleh rasa dukacita, namun Tuhan berkata melalui firmanNya yaitu kita harus tetap bergembira, bersukacita dalam setiap keadaan yang kita alami. Tuhan mengajarkan agar kita tetap mempunyai sikap atau respon yang benar terhadap semua yang terjadi. Semua yang terjadi menguji kemurnian iman kita dan saat kita tahan uji maka hal itu akan menimbulkan pengharapan (Roma 5:4). Ada pengharapan yang Tuhan berikan bagi kita. Yakobus 1 : 12 berkata "Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.

2. Mempunyai Pikiran Yang Mengerti Kehendak Tuhan (Efesus 5 : 17)
Saat kita sedang mengalami pergumulan, kita harus mengerti kehendak Tuhan. Karena persoalan ataupun pergumulan yang terjadi merupakan sarana pembentukan yang Tuhan ijinkan terjadi dalam hidup, agar kita masuk dalam kehendak dan rencanaNya yang ajaib. Tuhan mau kita naik level, oleh sebab itu ujian perlu terjadi. Dan saat ujian terjadi, kita belajar untuk mempunyai pikiran yang mengerti kehendak Bapa sehingga kita akan melewatinya dengan pimpinan dan pertolongan Bapa di Sorga.

3. Mempunyai Hati Yang Percaya (Yakobus 1 : 6)
Untuk mengatasi setiap pergumulan, kita juga perlu mempunyai hati yang percaya, yang beriman kepada Tuhan. Percaya berarti tidak bimbang, tidak kuatir, tidak mengeluh, tidak diam saja tapi dia bergerak dalam imannya. Seperti Wanita yang mengalami pendarahan dua belas tahun lamanya. Saat ia mendengar Tuhan Yesus, ia fokus pada Tuhan, percaya dan bergerak menghampiri Tuhan Yesus. Imannya membawa kesembuhan baginya.

PENUTUP
Wanita, tidak ada ujian yang tidak dapat kita lalui. Saat Tuhan ijinkan semuanya terjadi maka IA pun percaya kita bisa melaluinya. 1 Korintus 10:13 berkata :
"Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya."
Oleh sebab itu ada beberapa cara agar kita berhasil mengatasi pergumulan hidup sebagai orang percaya yaitu pertama kita harus mempunyai sikap atau respon yang benar. Kedua, kita harus mempunyai pikiran yang mengerti kehendak Tuhan, dan yang ketiga, kita harus mempunyai hati yang percaya.

Tuhan Yesus Memberkati