Keep The Fire of The Third Pentecost Burning #01 Menantang Nabi-Nabi Baal

07 Oct, 2018

Sebab itu, suruhlah mengumpulkan seluruh Israel ke gunung Karmel,
juga nabi-nabi Baal yang empat ratus lima puluh orang itu dan nabi-nabi
Asyera yang empat ratus itu, yang mendapat makan dari meja istana
Izebel." Namun, baiklah diberikan kepada kami dua ekor lembu jantan;
biarlah mereka memilih seekor lembu, memotong-motongnya,
menaruhnya ke atas kayu api, tetapi mereka tidak boleh menaruh api. Aku
pun akan mengolah lembu yang seekor lagi, meletakkannya ke atas kayu
api dan juga tidak akan menaruh api. Kemudian biarlah kamu memanggil
nama allahmu dan aku pun akan memanggil nama TUHAN. Maka allah
yang menjawab dengan api, dialah Allah!" Seluruh rakyat menyahut,
katanya: "Baiklah demikian!"
(1 Raja 18:19, 23-24)

Pertobatan bangsa Israel yang telah berpaling dari TUHAN kepada
dewa baal dan asyera yang dibawa oleh Izebel dimulai dengan sebuah
peristiwa yang sangat dahsyat, yakni turunnya api dari sorga menyambar
korban persembahan yang dipersembahkan Elia diatas mezbah.
Semuanya dimulai dengan sebuah tantangan yang TUHAN suruh
Elia berikan kepada Raja Ahab. sebuah tantangan yang unusual, yakni
pembuktian dihadapan seluruh rakyat, siapa Allah yang hidup yang layak
disembah. apakah Allah yang disembah oleh Elia ataukah allah nya nabi-
nabi baal dan asyera?
Demikian juga halnya dengan kita sekarang ini. kalau kita ingin
melihat pertobatan bangsa Indonesia di era penuaian yang terbesar dan
terakhir sebelum kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali, sama seperti
halnya Elia, menantang berarti mendeklarasikan apa yang Tuhan akan
kerjakan. Kita harus berani mendeklarasikan Pentakosta ketiga. ada 3
langkah praktis untuk dapat melakukannya:

2
1. Kita harus percaya dan yakin teguh bahwa kita sudah
memasuki era 'pentakosta ketiga'
Pentakosta ketiga sudah dimulai dan dideklarasikan dalam
Empowered 21 Asia - Global tanggal 17-20 Juli yang lalu dan telah
dikonfirmasikan oleh banyak hamba-hamba Tuhan. untuk mengetahui
lebih jelasnya mengenai pentakosta ketiga, bacalah buku yang dibagikan
saat perayaan HUT GBI Jl. Jend Gatot Soebroto ke 30 pada MDPJ bulan
September 2018 yang lalu.

2. Kita harus sadari panggilan kita sebagai rasul / pembawa
pesan pentakosta ketiga (the messengers of the 3-rd
Pentecost).
Tuhan telah menetapkan Gembala Sidang/Pembina kita sebagai
The Third Pentecost Messenger. berbicara mengenai Gembala Pembina
berarti kita semua. jadilah pembawa pesan pentakosta yang ketiga.
selesaikan amanat agung dengan api dan kuasa Roh Kudus yang dahsyat
dari gerakan pentakosta yang ketiga ini.

3. Melakukan amanat agung dengan kuasa Roh Kudus.
Gunakan setiap kesempatan yang Tuhan berikan kepada kita baik
saat pelayanan, pergaulan, keseharian kita untuk menceritakan tentang
pentakosta ketiga. beritakan kabar baik (injil) dengan urapan dan kuasa
Roh Kudus. sedapat mungkin dalam setiap kesempatan doakan agar
orang-orang percaya yang belum menerima baptisan Roh Kudus, dibaptis
Roh Kudus.

ACTION : Doa minta jiwa-jiwa dan mulai bergerak aktif menjadi saksi
Yesus di tengah keluarga, pekerjaan/sekolah dan lingkungan.

 

GBI Jalan Jend Gatot Subroto