Keep The Fire of The Third Pentecost Burning #03 Membangun Mezbah dengan 12 batu (Unity)

21 Oct, 2018

Kemudian Elia mengambil dua belas batu, menurut jumlah suku
keturunan Yakub. - Kepada Yakub ini telah datang firman TUHAN:
"Engkau akan bernama Israel." - Ia mendirikan batu-batu itu menjadi
mezbah demi nama TUHAN dan membuat suatu parit sekeliling mezbah
itu yang dapat memuat dua sukat benih." (1 Raja-raja 18:31-32)

Saat membangun/memperbaiki mezbah, Elia mengambil 12 batu
menurut jumlah suku keturunan Yakub (Israel). ini berbicara tentang unity
atau kesatuan hati. Kalau kita ingin melihat 'Api Tuhan' turun melawat
bangsa kita, kesatuan hati menjadi salah satu faktor penting yang
dibutuhkan. Unity diantara sesama anggota keluarga, unity dengan
keluarga lain di kelompok COOL, unity diantara sesama jemaat dan
pengerja di Cabang/Ranting.
Bagaimana kita bisa membangun dan memelihara kesatuan hati?
belajar dari Tuhan Yesus.

Filipi 2:1-5
"Jadi karena dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada
persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan, karena itu
sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir,
dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan, dengan tidak mencari
kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah
dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari
pada dirinya sendiri; dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan
kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga. Hendaklah
kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang
terdapat juga dalam Kristus Yesus,..."

Paling tidak ada 5 hal yang harus dilakukan untuk dapat unity:

2
1. Berada dalam Kristus, kita tidak mungkin bisa unity kalau kita
tidak berada dalam Kristus. orang yang hidupnya sungguh-sungguh
didalam Tuhan Yesus pasti mudah untuk unity, sebab ada
persekutuan Roh, kasih mesra dan belas kasihan.

2. Sehati Sepikir, artinya satu perasaan dan satu pikiran. bahkan
dikatakan satu tujuan, artinya memiliki dan menghidupi visi yang
sama. orang yang memiliki tujuan atau visi masing-masing akan
sulit untuk unity. kita sungguh beruntung berada di dalam keluarga
besar GBI Jl. Jend Gatot Soebroto, sebab semua kita dituntun oleh
visi yang sama, yang Tuhan berikan melalui Gembala
Sidang/Pembina kita.

3. Miliki kerendahan hati, dengan tidak mencari pujian yang sia-sia
dan menganggap yang lain lebih utama. orang-orang yang haus
pujian, haus akan pengakuan demi memuaskan kesombongannya
akan sulit untuk unity.

4. Mendahulukan kepentingan bersama. Mari kita dahulukan
kepentingan bersama diatas kepentingan kita masing-masing, dan
jangan sampai pemenuhan akan kepentingan kita mengakibatkan
kerugian bagi kepentingan orang lain.

5. Menaruh pikiran dan perasaan Kristus. Apa sih yang ada dalam
pikiran Kristus? keselamatan bagi dunia ini, yakni jiwa-jiwa yang
terhilang. yang lainnya tidak terlalu penting. untuk itu DIA rela
mengosongkan dirinya, mengambil rupa seorang hamba dan
menjadi sama seperti kita, serta taat sampai mati di kayu salib.

ACTION : Saling koreksi dan terbuka diantara sesama anggota COOL,
jika masih ada perselisihan/kesalahpahaman yang belum diselesaikan,
rekonsiliasi malam ini juga.

 

GBI Jalan Jend Gatot Subroto