KETIKA KITA BERSERU PADA TUHAN, IA AKAN MENJAWAB

01 Oct, 2021

BAHAN BACAAN
Yeremia 33 : 3
PENJELASAN MATERI
Youths, dari bahan bacaan kita hari ini, kita diminta untuk berseru kepada Tuhan dan Dia akan
memberitahukan hal yang besar dan yang tidak terpahami. Coba renungkan apa saja hal yang tidak
terpahami dan tidak kita ketahui dalam hidup ini? Mungkin kita sudah merasa buntu, kecewa, frustasi tidak
tahu lagi harus berbuat apa memahami setiap proses yang Tuhan izinkan terjadi, setiap kondisi yang tidak
kita inginkan terjadi atau hal lainnya yang tidak kita tahu kenapa harus kita yang menjalani hal sulit dalam
hidup ini, tapi jangan kita lupa Youths, dalam nats Firman Tuhan hari ini Tuhan berjanji bahwa tatkala kita
berseru kepada Tuhan, Dia akan menjawab kita, bahkan lebih dari yang tidak terpahami, yakni hal-hal yang
tidak kita ketahui, hal ini juga mengingatkan kita pada Firman Tuhan di 1 Kor. 2:9 "Apa yang tidak pernah
dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua
yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia" Ketika hati kita terpaut pada Tuhan, ketika kita
mengasihi Tuhan dengan sungguh, maka Tuhan menyediakan segala sesuatu yang baik yang belum pernah
kita lihat, dengar dan bayangkan sebelumnya.

Mengapa kita harus berseru pada Tuhan? Karena Yesus sendiri melakukan itu, ketika apapun terjadi dalam
hidupNya, Ia senantiasa berseru pada BapaNya yang di Sorga. Youths, kita juga dapat meneladani beberapa
tokoh Alkitab yang senantiasa berdoa, berseru pada Tuhan dalam menghadapi apapun dalam hidupnya.

Pertama, Paulus. Dalam Roma 10:13, Paulus mengatakan bahwa barangsiapa yang berseru kepada nama
Tuhan, akan diselamatkan. Ini menjadi pedoman kepada kita agar senantiasa mengandalkan Tuhan dalam
segala hal. Kedua Yeremia. Meskipun sebagai nabi Tuhan, pun mengalami masa-masa yang sulit, dia terus
berusaha untuk berseru kepada Tuhan. Ketika menyampaikan nubuat yang diperintahkan Tuhan
kepadany. Alkitab mencatat dalam Rat. 3:55-56 bahwa Yeremia berseru kepada Tuhan, "Ya Tuhan, aku
memanggil nama-Mu dari dasar lobang yang dalam. Engkau mendengar suaraku! Janganlah Kaututupi telinga-Mu
terhadap kesahku dan teriak tolongku!" Ketiga Daud. Dalam keadaan terjepit Daud pun berseru-seru kepada
Tuhan, "Aku berseru kepada Allah, Yang Mahatinggi, kepada Allah yang menyelesaikannya bagiku." (Mzm. 57:3).

Youths, Tuhan kita itu bukan Tuhan yang tuli, Dia mendengar teriak anak-anakNya yang berada dalam
kesesakan. Dalam menghadapi ujian hidup, kesulitan keuangan dan persoalan rumah tangga, tak akan
pernah terselesaikan kalau kita berseru pada orang yang salah, tetapi kalau kita berseru pada Tuhan, maka
Tuhan akan membuka jalan keluar bagi masalah kita.
Bahan Diskusi : Hal apa yang saat ini kita tidak pahami terjadi atas hidup kita? Sudahkah kita berseru pada Tuhan?
Apa yang Ia singkapkan?

 

GBI Jalan Jend Gatot Subroto