MELAHIRKAN MUJIZAT BARU: TELADAN MUSA

10 Mar, 2019

Tahun 2019 adalah Tahun Kelahiran yang Baru. Kita percaya tahun ini kita akan dipakai oleh Tuhan untuk melahirkan perkara-perkara yang besar yaitu mujizat baru yang belum pernah kita alami sebelumnya, akan kita terima! Ada seorang tokoh di Alkitab yang dilahirkan dari keluarga Lewi, waktu orang Israel sedang dalam perbudakan di MesiR. Karena situasi yang ada, dia mau-tidak mau harus disembunyikan. Semakin hari semakin besar, dan tidak bisa lagi disembunyikan, maka oleh ibunya ia ditempatkan dalam satu keranjang dan diapungkan disungai Nil. KELUARAN 2:1-3.

Tokoh ini adalah Musa. Arti kata Musa adalah diangkat dari air. Kita melihat sejarah kehidupan Musa, dia adalah anak orang Israel yang diangkat anak oleh putri Firaun KELUARAN 2:5-6. Anak biasa dari seorang Israel tiba-tiba diangkat menjadi anak putri Firaun, dari kemah biasa pindah menjadi tinggal di istana raja. Mendapatkan Pendidikan terbaik, fasilitas terbaik, kedudukan terbaik di Mesir. Kehidupannya pasti jadi berbeda. Kel 2:14) Tetapi jawabnya: "Siapakah yang mengangkat engkau menjadi pemimpin dan hakim atas kami? Apakah engkau bermaksud membunuh aku, sama seperti engkau telah membunuh orang Mesir itu?" Musa menjadi takut, sebab pikirnya: "Tentulah perkara itu telah ketahuan." (15) Ketika Firaun mendengar tentang perkara itu, dicarinya ikhtiar untuk membunuh Musa. Tetapi Musa melarikan diri dari hadapan Firaun dan tiba di tanah Midian, lalu ia duduk-duduk di tepi sebuah sumur.Kita tahu siapa sebenarnya Musa ini, dia adalah orang yang dipakai Tuhan dengan luar biasa. Walaupun ia mendapatkan yang terbaik di istana, tapi waktu Musa mengetahui identitasnya sebagai orang Ibrani, ia mengambil keputusan untuk membela bangsanya dengan membunuh orang Mesir, dan hal ini menyebabkan Firaun mengetahuinya dan bermaksud membunuh Musa.

Musa menjadi ketakutan kemudian melarikan diri ke padang gurun Median. Waktu Musa mengalami hidup yang berbeda di padang gurun Median dengan kehidupan di Istana. Pasti ada kalanya kondisi hati Musa menjadi marah, menyesal, geram atas apa yang ia lakukan sehingga Firaun berusaha membunuhnya dan ia harus lari dari Mesir, meninggalkan semua kenyamanan, kemewahan, kebesarannya. Kel 3:1) Adapun Musa, ia biasa menggembalakan kambing domba Yitro, mertuanya, imam di Midian. Sekali, ketika ia menggiring kambing domba itu ke seberang padang gurun, sampailah ia ke gunung Allah, yakni gunung Horeb. 2) LaluMalaikat TUHAN menampakkan diri kepadanya di dalam nyala api yang keluar dari semak duri. Lalu ia melihat, dan tampaklah: semak duri itu menyala, tetapi tidak dimakan api.Pada waktu Musa melihat semak duri berapi, sesungguhnya hati Musa sudah dipulihkan. Mengapa? karena Matius 5:8 katakan: "Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah".

Langkah Melahirkan Mujizat Baru dari Teladan Musa:

1. MEMILIKI HATI YANG BARU.
Yehezkiel 36:26 "Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku mau menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat." Jadi waktu Musa melihat semak berduri yang terbakar, kondisi hatinya adalah hati yang sudah diperbaharui. sehingga dapat melihat Allah dalam semak berapi. Keluaran 3:4) Ketika dilihat TUHAN, bahwa Musa menyimpang untuk memeriksanya, berserulah Allah dari tengah-tengah semak duri itu kepadanya: "Musa, Musa!" dan ia menjawab: "Ya, Allah."

2. PEKA AKAN MOMEN PERJUMPAAN DENGAN TUHAN
Musa peka pada situasi dan kondisi yg ada! Musa menyimpang untuk memeriksa semak duri berapi, dia tidak cuek atau sibuk sendiri dengan menggembalakan kambing dombanya. Penting untuk kita peka mendengar suara Tuhan. Hati yang baru akan membuat kita semakin peka akan tuntunan Tuhan. Minta kepekaan dan kemampuan Tuhan untuk dapat menangkap momen perjumpaan dengan Tuhan sehingga kita dapat mengerti dan mengalami trobosan mujizat baru. Kel 3:10) Jadi sekarang, pergilah, Aku mengutus engkau kepada Firaun untuk membawa umat-Ku, orang Israel, keluar dari Mesir."

3. MERESPONI PANGGILAN TUHAN
Tuhan mau waktu kita mendengar suara Tuhan, kita harus meresponi panggilan Tuhan seperti Musa waktu dipanggil Tuhan, Musa menjawab "Ya, Allah". Musa dimampukan Tuhan untuk meresponi panggilan Tuhan dengan ketaatan dan mengandalkan Tuhan.

4. BERJUANG BERSAMA TUHAN MELAHIRKAN MUJIZAT BARU
Waktu Musa terima tugas besar dari Tuhan, ada proses yang Musa lalui ialah menghadapi Firaun dan para tua-tua Israel, dan bangsa Israel yang banyak bersungut-sungut. Mujizat baru melalui sepuluh tulah di Mesir terjadi dan dihalau dengan kuasa Tuhan, Laut Kolsom terbelah, Tiang awan dan tiang api mengawal perjalanan Israel, Manna dan burung puyuh turun... mujizat-mujizat baru yang belumpernah dialami Musa dan bangsa Israel terjadi dengan kuasa Tuhan.Sebenarnya tanpa kita, Tuhan bisa melakukan segala sesuatu, tetapi Tuhan tidak melakukannya. Sedangkan kita manusia tidak bisa melakukan sesuatu tanpa Tuhan. Jadi jangan merasa kita paling bisa, Tuhan mau pakai kita. Adalah suatu kehormatan kalau kita dipanggil Tuhan untuk melayani-Nya.

Kalau kita tidak mau meresponi panggilan Tuhan, ada banyak orang yang Tuhan bisa pakai. Tetap jaga hati rendah hati, andalkan Tuhan, hati yang baru sehingga terus dapat melahirkan mujizat-mujizat baru yaitu perkara-perkara besar yang belum pernah kita alami sebelumnya! Haleluyahhhhhhh! (IK).