MELIHAT YANG TIDAK KELIHATAN

08 Apr, 2020

Shalom... kita baru saja menghadapi wabah Covid 19, yang benar-benar membawa kita mengalami suatu keadaan yang baru, Dimensi Baru di 2020. Keadaan yang belum pernah kita alami sebelumnya, bahkan sampai semua harus tinggal di rumah, bekerja dari rumah, belajar dari rumah dan ibadah dari rumah. Dalam keadaan yang tidak menentu sampai kapan keadaan ini berlangsung, perubahan berjalan cepat dan kebijakan pemerintah pun biasa sewaktu-waktu mendadak keluar. Tetapi apapun kondisi dan situasi yang ada, kita sebagai orang percaya harus melihat sebagaimana Tuhan melihat. Jangan sampai panca indera kita, mata, telinga kita hanya terpaku pada apa yang dipaparkan oleh informasi, media social, berita yang beredar.
Firman Tuhan dalam 2 Korintus 4 : 18 mengatakan "Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal". Tuhan ingatkan untuk kita sebagai orang percaya harus melihat yang tidak kelihatan, melihat dengan mata iman, melihat sebagaimana Tuhan rancangkan. Yeremia 29:11 "Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan." Tuhan ingatkan bahwa rancangan Tuhan bukan rancangan kecelakaan, tetapi rancangan damai sejahtera dan memberikan hari depan yang penuh harapan. Jangan berhenti berharap pada Tuhan dan tetap beriman rancanganNya membawa hari depan yang penuh harapan.
Saat ini mungkin kita belum mengerti, belum melihat rancangan Tuhan yang penuh harapan, tapi kita harus bangkit untuk melihat dengan iman FirmanNya pasti akan digenapi. Sekalipun kita melihat dan mengalami hal-hal yang tidak enak, tidak nyaman, menyedihkan tetapi Tuhan mau kita belajar untuk percaya FirmanNya dari Roma 8:28 "Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah".
Tahun 2020 adalah Tahun Dimensi yang Baru, di awal tahun Tuhan bukakan bahwa dimensi adalah ukuran. JanjiNya di Tahun Dimensi yang Baru Tuhan akan memberikan ukuran yang lebih besar dan ukuran yang lebih baik. Melalui peristiwa dan wabah yang dialami seluruh dunia, Tuhan sedang mengukur keadaan anak-anakNya, bagaimana ukuran cinta kita pada Tuhan, bagaimana ukuran iman kita, bagaimana ukuran kedewasaan rohani kita.
Banyak hamba Tuhan, nabi Tuhan mendapatkan pesan dibalik wabah Covid 19 ini ada tuaian yang besar menanti. Ini juga waktunya untuk kita, orang percaya, gereja Tuhan, merendahkan diri berbalik dari jalan yang jahat sesuai 2 Tawarikh 7:13-14 agar Tuhan memulihkan negri kita. Pemulihan yang Tuhan berikan bukan hanya bebas dari wabah Covid 19 dan resesi ekonomi global tetapi juga jiwa-jiwa dapat dituai bagi Tuhan Yesus melalui goncangan ini. Oleh karena itu, ini waktu yang terbaik untuk koreksi diri, bertobat dan mendefinisikan ulang apa tujuan hidup kita, bagaimana hidup kita dan ibadah kita. Lalu mulai berdoa untuk lawatan Tuhan buat jiwa-jiwa, pertobatan jiwa-jiwa dan penyelesaian Amanat Agung. Biarlah doa-doa kita terus kita naikan dan dengan groaning prayer, berdoa mengerang untuk lawatan dan penuaian jiwa-jiwa, seperti dalam Roma 8:26 "Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan".
Kita harus terus pegang pengharapan kita dalam Tuhan karena pasti tidak mengecewakan! Perkatakan kesembuhan, kehidupan bahkan Tuhan minta kita perkatakan pada Covid 19 dan resesi ekonomi, DIAM! TENANGLAH! Lakukan saja bagian kita dengan tekun dan setia sambil percaya kita akan melihat tuaian besar yaitu melihat yang tidak, belum kita lihat sekarang. Fokuskan pada perkara di atas, perkara surgawi bukan perkara yang di bumi sehingga iman kita bertumbuh, percaya dan andalkan Tuhan. Tidak kuatir, terintimidasi dan tertekan melihat perkara duniawi yang terjadi hari-hari ini. Kolose 3:1-2 "Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah. Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi". Ingat hidup kita di bumi sementara, kedatangan Tuhan Yesus semakin dekat, biarlah kita terus berdoa, "Datanglah KerajaanMu, jadilah kehendakMu di bumi seperti di surge. Datanglah Tuhan Yesus, kami merindukanMu!" Maranatha (IK)