MEMAHAMI APA ITU KASIH MULA-MULA

01 Aug, 2021

Bahan Bacaan:
Kisah 2:41-47
Penjelasan Materi
Youths, kita sudah sering mendengar istilah dalam kekristenan tentang kasih mula-mula. Mungkin ada sebagian kita masih belum paham betul makna sebenarnya dari kasih mula-mula? Kenapa disebut seperti itu? Dan apa kata Alkitab mengenai hal itu? Youths, Firman Tuhan dalam Wahyu 2:4, dikatakan, "Namun demikian Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula.". Dalam naskah asli bahasa Yunani, berbuyi, "tên agapên sou tên prôtên aphêkas", terjemahan harfiahnya yaitu "engkau telah meninggalkan kasih yang pertama (terdahulu)" sedangkan NIV menerjemahkan "You have forsaken your first love".


Jadi Youths, dari penjelasan di atas, kasih yang mula-mula bisa kita ibaratkan kasih dalam kondisi "jatuh-cinta", seperti halnya kali pertama kita merasakan jatuh cinta pada seseorang yang kita cintai. Youths, ketika kita memiliki kasih mula-mula maka itu akan nampak sebagai kasih yang murni tulus, hangat, menggetarkan, jauh dari sikap pura-pura karena semua berasal dari hati. Kasih semula tidak pernah mau menyakiti serta rela berkorban, memberikan apa saja demi yang dikasihinya, menutupi segala sesuatu, dan kasih yang hanya tertuju kepada yang dikasihi.


Dari penjelasan ini, kita paham bahwasannya kasih mula-mula kepada Kristus adalah kasih yang kita miliki saat kita baru mengalami perjumpaan pribadi dengan Tuhan dan bertobat percaya kepadaNya, kasih kali pertama di mana kita merasa jatuh cinta pada pribadiNya dan kebenaran FirmanNya. Youths, saat kita memiliki kasih yang semula itu maka kita akan mengasihi Tuhan dengan segenap hati, jiwa, dan kekuatan kita, ada keinginan kuat untuk selalu berdoa, memuji, menyembah Tuhan, membaca Alkitab, hidup kudus, memberitakan Injil, bersaksi dan melayani Dia dengan kesdaran diri sendiri tanpa harus dipaksa orangtua, teman, kakak rohani atau siapapun. Tentu kita pernah mengalaminya bukan? Tapi pertanyannya, sudah berapa lama kita menjadi orang Kristen yang menerima Bapa kita sebagai Tuhan dan Juruslamat kita secara pribadi? bagaimana kondisi kasih kita kepada Tuhan saat ini? Masihkah ada kasih mula-mula itu? Apakah kasih mula mula itu masih kita hidupi hingga saat ini atau kasih kita kepada Tuhan sudah hambar?


Bahan Diskusi:
Kapan tepatnya kita mengalami kasih mula-mula dalam kehidupan rohani kita? Bagaimana kondisi kehidupan rohani kita saat ini?

GBI Jalan Jend Gatot Subroto