MENELADANI KEHIDUPAN MURID-MURID KRISTUS

27 Jun, 2022

Bahan Bacaan
Matius 28:19-20 ,"Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.

Penjelasan Materi :
Teams, dari Minggu 1 sampai Minggu 3, kita sudah sama-sama belajar tentang kehidupan dan karakter dari beberapa murid Kristus. Tidak ada satupun murid yang jauh lebih hebat dari yang lainnya, semua murid Kristus saling melengkapi satu dengan yang lain untuk menyelesaikan Amanat Agung Kristus.

Kita tentu tau teams, bahwa selama perjalanan menyebarkan pesan damai, Yesus mempunyai 12 murid yang membantu melayani pengajaran. Mereka dipersiapkan untuk menjadi penerus ajaran cinta kasih kepada dunia setelah Yesus kembali ke surga. Setelah Yesus bangkit dari kematian, Dia mengutus 12 murid-Nya untuk menginjil dan menjadi saksi-Nya. Murid-murid Yesus pun kemudian disebut sebagai ke-12 rasul. Bagaimanakah cara hidup murid-murid Kristus? Dalam Kitab Suci, cara hidup murid Kristus dalam kehidupan bersama atau persekutuan dapat kita refleksikan dari kehidupan Jemaat Perdana, sebagaimana dikisahkan dalam Kis 4:32-37 dan Kis 2:41-47.

Teams, perlu kita ketahui bahwa kisah jalan kematian Rasul Tuhan atau murid-murid Yesus sangatlah menyedihkan. Menurut fakta sejarah, mereka semua mati martir, mereka mempertahankan keyakinan kepada Yesus Kristus. Bahkan sejarah mengatakan bahwa detik detik menuju kematian, mereka tetap mempertahankan kenyakinan, atau tidak sama sekali goyah iman, padahal kematian telah di depan mata. Padahal sebelumnya, mereka sempat meragukan Yesus bahkan ada yang menyangkal Yesus, akan tetapi setelah kebangkitan dan kenaikan Nya ke Sorga, para murid justru semakin gencar dan giat untuk menjadi saksi atau utusan Kristus memberitakan Injil ke seluruh dunia walau harus mempertaruhkan nyawanya.
Teams, kita semua adalah murid Kristus di masa dan zaman ini. Kita tidak harus menjadi 12 Rasul yang menjadi utusan Tuhan untuk pergi ke seluruh dunia memberitakan Injil dan menjadi martir, tetapi teladanilah bagaimana keteguhan iman, semangat untuk menyampaikan kebenaran dan ajaran Kristus mereka di kehidupan kita saat ini. Dalam hal sesederhanapun, kita patut menerminkan bahwa kita murid Kristus kepada siapapun, di manapun dengan cara bagaimanapun. (AKD)

Bahan Diskusi: Apa yang sudah kita lakukan selama ini untuk menjadi saksi Kristus dalam kehidupan sehari-hari?

GBI Jalan Jend Gatot Subroto