MENGAPA KITA HARUS BERMURAH HATI?

03 Aug, 2020

Bahan Bacaan
Matius 5:16, "Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."

Penjelasan Materi :
Youthers, setelah kita belajar dari Minggu 1 s/d 3 mengenai kedermawanan/kemurahan hati. Di Minggu terakhir ini kita akan membahas alasan mengapa kita harus memiliki hati yang dermawan dan mau bermurah hati dengan suka memberi kepada orang lain.

Pertama, Tuhan ingin memperbesar kapasitas kita. Kita diajar bukan hanya mau menerima saja, tetapi dapat berbagi sehingga hidup kita menjadi saluran berkat dan nama Tuhan dipermuliakan melalui apa yang kita lakukan. Dengan begitu Tuhan akan menambah-nambahkan kapasitas dalam diri kita. Kunci untuk memperbesar kehidupan kita adalah jangan pelit dan berpikir picik. Ingat firman Tuhan dalam Yesaya 54:2‭-‬3, "Lapangkanlah tempat kemahmu, dan bentangkanlah tenda tempat kediamanmu, janganlah menghematnya; panjangkanlah tali-tali kemahmu dan pancangkanlah kokoh-kokoh patok-patokmu! Sebab engkau akan mengembang ke kanan dan ke kiri, keturunanmu akan memperoleh tempat bangsa-bangsa, dan akan mendiami kota-kota yang sunyi" Tuhan mau memperluas kapasitas dan kehidupan kita, agar hidup kita menjadi saksi terbuka dan berdampak baik.‬

Kedua, Tuhan sedang melihat apakah kita bertanggungjawab atas apa yang Ia percayakan kepada kita. Segala hal yang kita terima dari Tuhan adalah kepunyaanNya, kita harus bijak dalam menggunakannya. Tuhan sedang mempercayakan kepada kita segala harta yang kita miliki, jabatan yang kita jalani dan segala sesuatu dalam seluruh aspek kehidupan ini. Alasan kedua bahwa selain untuk memperbesar kapasitas kita, adalah agar Tuhan bisa mengembalikan kepada kita lebih lagi. Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya bahwa kemurahan hati tidak selalu soal materi, tapi kemurahan hati bicara soal memberi. Hal ini bisa berupa waktu, talenta, penghiburan, pujian, permohonan maaf dan apa saja. Tuhan memperintahkan kita untuk memberi, supaya Ia bisa mengembalikan kembali kepada kita dan mempercayakan apa yang lebih besar untuk kita.
Youthers percayalah dengan memberi kita akan lebih berbahagia seperti yang firman Tuhan katakan dalam Kisah Para Rasul 20:35, "Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima."

Bahan Diskusi: Apa alasan orang tidak mau memberi?