MENGIKUT TUNTUNAN TUHAN MELALUI PEMIMPIN ROHANI

15 Jul, 2018

Hanya, kuatkan dan teguhkanlah hatimu dengan sungguh-sungguh, bertindaklah hati-hati sesuai dengan seluruh hukum yang telah diperintahkan kepadamu oleh hamba-Ku Musa; janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, supaya engkau beruntung, ke mana pun engkau pergi. (Yosua 1:7)
Siapa yang tidak mengenal Yosua? Salah satu tokoh iman dalam Alkitab yang dipakai TUHAN menggantikan Musa membawa bangsa Israel memasuki tanah perjanjian (Kanaan). Yosua yang disebut sebagai abdi Musa (Yosua 1:1) merupakan salah seorang dari kedua belas pengintai yang telah dikirim oleh Musa untuk mengintai Kanaan (Bilangan 13:8,17).
Sekalipun Yosua sudah mengikut Musa sebagai abdi (asisten pribadi) sepanjang perjalanan bangsa Israel selama 40 tahun, yang tentunya telah mengenal seluk beluk kepemimpinan dan masalah-masalah yang dihadapi oleh Musa dalam memimpin Bangsa Israel dan bagaimana Musa menyelesaikannya, namun rupanya masih bukan hal yang mudah bagi Yosua untuk menggantikan Musa. Itu sebabnya sampai 3 kali TUHAN menguatkan Yosua.
Selain diperintahkan untuk memperkatakan, merenungkan Firman Tuhan siang dan malam serta bertindak hati-hati sesuai dengan Firman Tuhan yang tertulis. Salah satu kunci keberhasilan yang diberikan TUHAN kepada Yosua adalah : "bertindaklah hati-hati sesuai dengan hukum yang telah diperintahkan kepadamu oleh hamba-Ku Musa.." kata sesuai dengan hukum dalan bahasa aslinya mengacu kepada Taurat, bahkan yang lebih spesifik 10 perintah. Namun ada penafsir lain yang mengatakan bukan hanya hukum yang tertulis namun juga hukum yang tidak tertulis yang telah disampaikan oleh Musa atas perintah TUHAN.
Mari kita simak alurnya : TUHAN memberikan perintah kepada Musa untuk menyampaikan baik hukum yang tertulis maupun yang tidak tertulis kepada bangsa Israel. Dan diawal kepemimpinannya Yosua diperintahkan Tuhan untuk bertindak hati-hati sesuai dengan hukum yang telah disampaikan oleh Musa atas perintah TUHAN. Dan itu menjadi salah satu kunci keberhasilan Yosua dalam mengemban tugas yang dipercayakan kepadanya.
Bagaimana kita mengaplikasikan prinsip ini dalam kehidupan kita sehari-hari? Sama seperti Yosua yang memiliki pemimpin rohani (Musa) dimana TUHAN menyampaikan pesan yang khusus bagi seluruh umat, demikian juga kita memiliki pemimpin rohani (Gembala Sidang/Pembina) dimana TUHAN menyampaikan pesan dan perintah yang spesifik untuk seluruh jemaat dibawah penggembalaan Gembala Sidang/Pembina atau yang biasa kita kenal sebagai tuntunan Tuhan yang disampaikan dalam Menara Doa Pelayan Jemaat (MDPJ) setiap awal bulan atau melalui klip video Pastor Message yang diputar di Cabang/Ranting.
Kalau kita ingin berhasil dalam melaksanakan tugas yang dipercayakan kepada kita, dalam bisnis, pekerjaan, rumah tangga dan pelayanan salah satu kuncinya adalah seperti yang TUHAN perintahkan kepada Yosua demikian TUHAN perintahkan kepada kita, yakni agar kita bertindak hati-hati sesuai dengan tuntunan yang disampaikan oleh TUHAN melalui Gembala Sidang/ Pembina kita. Itu sebabnya perhatikan dengan sungguh-sungguh, tangkap dengan baik dan lakukan dengan segenap hati sekalipun awalnya kita belum mengerti secara lengkap atau sempurna. jangan mengeluh, sungut-sungut terlebih memberikan komentar yang negatif terhadap tuntunan, apalagi merasa diri lebih pintar atau lebih hebat. Lebih baik berdoa minta agar diberikan pemahaman oleh Roh Kudus sehingga kita bisa menangkap isi hati dan maksud TUHAN seperti yang ditangkap oleh Gembala Sidang/Pembina. Percayalah, TUHAN dan Gembala kita tidak mungkin menuntun kita masuk ke jurang.
Mulai hari ini, mari kita ikuti tuntunan TUHAN melalui pemimpin rohani kita dengan paradigma dan pemahaman yang baru. Selamat meraih kesuksesan di dalam TUHAN. (DL)