MENJALANI PROSES UNTUK MENCAPAI KEUNGGULAN

26 Aug, 2018

Orang yang unggul adalah orang yang cakap (terampil atau ahli) dalam pekerjaannya.

Untuk menjadi unggul seseorang perlu membangun kebiasaan dengan; membangun cara berpikir, cara kerja, dan gaya hidup unggul. Kebiasaan terbangun karena kita yang secara sengaja membangunnya. Ketika kebiasaan sudah terbangun, maka kita akan menjalani hidup atas dasar kebiasaan tersebut. Masa depan seseorang seringkali ditentukan oleh kebiasaannya

Untuk menjadi manusia unggul diperlukan keberanian untuk membayar harga dan melakukan pengorbanan untuk mencapai keunggulan. Banyak orang ingin mencapai sebuah keunggulan tanpa harus membayar harga dan tanpa pengorbanan apa pun. Hal itu hanyalah isapan jempol saja. Orang percaya yang mau menjadi manusia unggul harus berani berkorban, membayar harga, dan tidak melakukan kompromi.

Membayar harga yang dimaksud bukanlah rupiah (uang), tetapi kerja keras. Tidak pernah orang yang enggan membayar harga dapat mencapai keberhasilan. Mereka yang sukses adalah orang-orang yang bekerja keras. Kerja keras bukan berarti bekerja dengan perasaan terpaksa, tetapi menikmati dan menyukai pekerjaan itu.

Beranikah kita berkorban dan membayar harga atau mengambil sebuah keputusan atau pilihan atau sebuah pemikiran yang tidak lazim? Hal itu membutuhkan pengorbanan dan keberanian untuk membayar harganya.

Beranikah kita melepaskan diri dari berbagai macam tawaran; yang menggiurkan, yang menyenangkan namun hanya akan membuat kita menjadi orang yang rata-rata, dan tidak menjadi manusia unggul? Karena itu, mari kita mawas diri dengan tawaran-tawaran atau hal-hal yang ada disekitar kita, yang bisa membuat kita menjadi senang tetapi belum tentu membuat kita menjadi manusia unggul.

Untuk menjadi manusia unggul, kita harus berani menjalani proses dalam upaya mencapai keunggulan. Untuk mencapai keunggulan tidak ada jalan pintas.

Di dalam menjalani proses apa pun sering kali dibutuhkan kesabaran. Jika sebuah proses dipercepat, maka sering kali hasil akhirnya menjadi kurang baik. Menanak nasi ada prosesnya. Membuat kue ada prosesnya. Di dalam belajar ada prosesnya. Segala sesuatu ada prosesnya. Tetapi terkadang manusia ingin cepat. Akibatnya, tumbuh-tumbuhan dipacu dengan pestisida dan berbagai bahan kimia supaya bisa bertumbuh dengan cepat. Dan buah seperti ini sangat berbahaya karena dapat memicu berbagai penyakit dalam jangka waktu panjang.

Karena itu, kita harus belajar menjalani proses yang diperlukan untuk mencapai sebuah keunggulan: dalam menghasilkan produk, dalam mengerjakan jasa, dalam menyampaikan Firman Tuhan (berkhotbah), dalam pelayanan, atau bahkan menjadi seorang hamba Tuhan.

Ada hal-hal yang harus dipersiapkan sebagai landasan awal dalam mencapai keunggulan di kemudian hari. Ada banyak orang ingin cepat dan langsung bisa melayani, langsung ingin menjadi pemimpin, tanpa perlu melewati suatu proses persiapan yang penting.

Proses memang terkadang tidak nyaman dan bahkan menyakitkan. Terkadang pekerjaan-pekerjaan yang harus kita lakukan sulit dan mendetail, tetapi itulah jalan menuju kepada keunggulan. Coba perhatikan komputer; dari komputer besar sampai kepada laptop, akhirnya sekarang menjadi apa yang disebut tablet.

Semua itu telah melewati proses yang begitu detail, teliti, sulit, dan akurat.

Hindarilah keengganan dan kemalasan untuk melewati sebuah proses apabila ingin menghasilkan keunggulan. Jangan malas untuk melewati proses pekerjaan yang harus dilalui dalam upaya mencapai keunggulan. Hal lain yang penting adalah menghindari zona nyaman. Jangan terbiasa dengan zona nyaman.

Jangan ambil jalan pintas! Marilah jalani proses yang harus dilewati walaupun tidak enak dan tidak nyaman, demi mencapai sebuah keunggulan dan menjadi manusia unggul di dalam Kristus Yesus. (AH)