Menyelaraskan Pikiran kita dengan Kristus

17 Jan, 2022

Bahan Bacaan :

Kis 11:9

Akan tetapi untuk kedua kalinya suara dari sorga berkata kepadaku: Apa yang dinyatakan halal oleh Allah, tidak boleh engkau nyatakan haram!

Penjelasan Materi :

Youth, Kembali disini kita akan membahas pentingnya kita memiliki paradigma yang baru, supaya kita selaras dengan hatinya Tuhan.

Mari kita lihat paradigma murid-murid Yesus, (atau rasul-rasul) yang bergerak di jaman gereja mula-mula. Mereka selama ini mengalami peristiwa yang luar biasa, dimana Roh Kudus turun atas mereka dan kuasa Tuhan dicurahkan. Mereka menjadi orang-orang yang pemberani untuk memberitakan kabar baik.

Tetapi mereka selama ini berpikir bahwa keselamatan melalui Tuhan Yesus hanya untuk orang-orang Yahudi saja. Padahal Tuhan mau agar semua orang dari berbagai suku bangsa diselamatkan.

Akhirnya melalui sebuah penglihatan, Tuhan memerintahkan Petrus untuk pergi untuk memberitakan Injil kepada keluarga Kornelius. Meskipun awalnya Petrus menolak tetapi akhirnya Petrus taat dan hasilnya keluarga Kornelius mendengarkan Injil, di baptis dan diselamatkan.

Meskipun Petrus harus mempertanggung jawabkan baptisan Kornelius, tetapi Petrus yang telah mengalami perubahan paradigma dapat menjelaskan kepada orang-orang percaya lainnya. Hasilnya dapat kita lihat dalam Kis 11:18 :

Ketika mereka mendengar hal itu, mereka menjadi tenang, lalu memuliakan Allah, katanya: "Jadi kepada bangsa-bangsa lain juga Allah mengaruniakan pertobatan yang memimpin kepada hidup."

Perlu kerendahan hati dan ketaatan untuk kita bisa selaras dengan pikiran dan perasaan Kristus.

Bahan Diskusi :

Apakah kamu telah mengalami perubahan cara berpikir setelah menjadi pengikut Kristus? Dalam hal apa saja?

 

GBI Jalan Jend Gatot Subroto