MERESPON PANGGILAN TUHAN ATAS INDONESIA

07 Apr, 2019

Sejak bulan November 2018, kita diberkati dengan lagu tema Indonesia Warrior Bride Revival (IWBR) yang mengingatkan kita akan adanya panggilan Tuhan atas bangsa, generasi dan diri kita yang selayaknya kita responi dengan mengatakan : "Ini aku, utuslah aku" (Yesaya 6:8).
Betapa kita sangat bersyukur atas anugerah dan perkenanan TUHAN memakai hidup kita untuk jadi berkat bukan hanya untuk lingkup yang kecil (keluarga) saja, tetapi juga bagi bangsa.
"Terlalu sedikit bagimu hanya untuk menjadi hamba-Ku, untuk menegakkan suku-suku Yakub dan untuk mengembalikan orang-orang Israel yang masih terpelihara. Tetapi Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa supaya keselamatan yang dari pada-Ku sampai ke ujung bumi." (Yesaya 49:6). Secara profetis, ayat ini menunjuk kepada Tuhan Yesus (Mesias) sebagai Hamba Allah yang membawa keselamatan bukan hanya bagi Israel tapi juga bangsa-bangsa. Namun jangan lupa, kita gereja-Nya juga meneruskan misi Kristus (Missio Christi) untuk menjadi berkat bagi bangsa-bangsa, termasuk didalamnya bagi bangsa Indonesia. Apa yang dapat kita lakukan untuk memenuhi panggilan atas Indonesia dan menjadi berkat bagi bangsa ini?

1. Berdoa bagi Indonesia
Tidak ada hambatan dan halangan bagi siapapun untuk menjadi berkat atas Indonesia. Mungkin ada diantara anggota COOL yang berpikir: "Saya ini siapa? Saya punya apa? Apa yang bisa saya lakukan untuk Indonesia?" Anda tidak perlu menjadi pengusaha, politisi, ilmuan, aparatur pemerintahan atau yang lainya terlebih dahulu untuk dapat menjadi berkat bagi bangsa! sekalipun dalam sisi itu kita memiliki keterbatasan, namun kita mempunyai 'senjata rohani' yang tidak terbatas yang dapat dipakai untuk menjadi berkat, yakni DOA. Simak dan renunhkanlah apa yang Firman Tuhan nyatakan berikut ini:

Aku mencari di tengah-tengah mereka seorang yang hendak mendirikan tembok atau yang mempertahankan negeri itu di hadapan-Ku, supaya jangan Kumusnahkan, tetapi Aku tidak menemuinya. (Yeh 22:30)

dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka. (2 Taw 7:14)

Pertama-tama aku menasihatkan: Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang, untuk raja-raja dan untuk semua pembesar, agar kita dapat hidup tenang dan tenteram dalam segala kesalehan dan kehormatan. Itulah yang baik dan yang berkenan kepada Allah, Juruselamat kita, yang menghendaki supaya semu orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran. (1 Tim 2:1-4) Siapapun dapat menjadi berkat bagi Indonesia dengan senantiasa mendoakan dan berjaga-jaga atas Indonesia dalam doa! Investasikan 5-10 menit waktu anda setiap hari untuk berdoa bagi Indonesia.

2. Menggunakan Hak Pilih Anda dalam Pilpres dan Pileg.
Dalam negara demokrasi seperti Indonesia, dimana setiap warga negara yang sesuai dengan persyaratan undang-undang, memiliki hak suara atau hak pilih dalam proses penentuan pemimpin bangsa dan juga legislatif dan perwakilan daerah untuk masa kerja 5 tahun mendatang. Kita harus menanggapi hal ini bukan hanya sebagai "hak" yang boleh kita gunakan atau tidak kita gunakan, melainkan sebagai sebuah panggilan bangsa, panggilan TUHAN atas
kita untuk memberkati bangsa ini. Penggunaan hak pilih kita dalam pemilu menjadi salah satu bagian dari usaha kita dalam mensejahterahkan bangsa dan kota dimana kita tinggal (Yer 29:7).
Karenanya, pada tanggal 17 April 2019 nanti pastikan Anda menggunakan hak pilih/suara Anda dalam pemilihan Presiden dan Anggota Legislatif. Jangan golput! Pemerintah sengaja meliburkan hari pemilihan (hari pemungutan suara) bukan agar kita bisa memiliki hari libur untuk jalan-jalan atau bersenang-senang dengan keluarga, melainkan agar kita menggunakan hak pilih/suara kita dengan datang ke TPS (Tempat Pemungutan Suara) dan memilih sesuai dengan tuntunan TUHAN, sebab itu jangan lupa untuk berdoa.
Tidak sulit untuk dapat menjadi berkat bagi Bangsa, bahkan hal yang kita anggap sederhana sekalipun ternyata memiliki dampak yang sangat besar bagi bangsa Indonesia. Dengar dan responi panggilan TUHAN atas bangsa kita!