PASUKAN TUHAN BANGKIT MENYELESAIKAN AMANAT TERAKHIR

13 Jul, 2020

Melanjutkan tulisan /renungan saya bulan kemarin yang berjudul "Bangkitnya Pasukan-Pasukan Yang Gagah Perkasa", yang mana kita percaya bahwa lewat peristiwa / masa-masa kita tinggal di rumah selama pandemi covid ini, Tuhan sedang mempersiapkan Pasukan-Nya yang gagah perkasa (Ia sedang memurnikan, me-reset, dan menyembuhkan pasukan-Nya).Maka saya mendapati setidaknya ada 5 tipe tokoh Alkitab yang sedang Tuhan bangkitkan lewat masa-masa "sabat" ini;
Yakub.
Tahun Ibrani 5780 ini disebut sebagai tahun Pey. Salah satu pengertian dari pada Pey ini adalah kata Pniel. Dalam kitab Kejadian 32 kita melihat kisah bagaimana Yakub bergulat dengan Tuhan di tepi sungai Yabok. Di sinilah TUHAN memukul pangkal paha Yakub hingga terplecok, dan TUHAN memberikan nama baru kepada Yakub (yaitu ISRAEL).
Saya merasakan lewat masa-masa sabat ini ada banyak pribadi-pribadi yang mengalami perjumpaan dengan Tuhan, dan diubahkan menjadi Israel-israel akhir jaman, yaitu orang-orang yang tidak lagi bersandar pada kekuatannya sendiri, tetapi bersandar hanya kepada Tuhan.
Kejadian 32:25, 27-28 (TB) Ketika orang itu melihat, bahwa ia tidak dapat mengalahkannya, ia memukul sendi pangkal paha Yakub, sehingga sendi pangkal paha itu terpelecok, ketika ia bergulat dengan orang itu. Bertanyalah orang itu kepadanya: "Siapakah namamu?" Sahutnya: "Yakub." Lalu kata orang itu: "Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia, dan engkau menang."

Yusuf.
Tokoh yang kedua adalah Yusuf. Sama seperti Yakub. Akan keluar Yusuf-Yusuf akhir jaman, yaitu orang-orang yang telah melalui berbagai macam cobaan dan proses dalam hidup nya, yang pada akhirnya tidak lagi berkata "aku, aku", melainkan Tuhan lah yang telah memberikan dia kemampuan untuk melakukan sesuatu.
Kejadian 41:15-16 (TB) Berkatalah Firaun kepada Yusuf: "Aku telah bermimpi, dan seorang pun tidak ada yang dapat mengartikannya, tetapi telah kudengar tentang engkau: hanya dengan mendengar mimpi saja engkau dapat mengartikannya."
Yusuf menyahut Firaun: "Bukan sekali-kali aku, melainkan Allah juga yang akan memberitakan kesejahteraan kepada tuanku Firaun."

Daud.
Tokoh ketiga adalah seperti Daud yang mengambil 5 batu dari dasar sungai - untuk menghadapi Goliat. Demikian juga lewat setiap proses yang ada dan lewat masa-masa sabat ini ada "batu-batu" /senjata-senjata pamungkas dari "dasar sungai" kehidupan yang akan kita dapatkan lewat saat teduh kita atau waktu-waktu intim kita dengan Tuhan; yaitu hal-hal yang dasar, seperti rhema Firman Tuhan, Doa, Pujian Penyembahan, Darah Yesus / Nama Yesus - yang suatu hari nanti akan dipakai untuk memukul jatuh setiap goliat-goliat yang ada di bangsa ini, yang ada di sekolah-sekolah, kampus-kampus, kantor-kantor, bahkan yang ada di bangsa-bangsa. Haleluyah.

Simson.
Simson adalah salah seorang hakim yang diurapi Tuhan untuk mengalahkan musuh Israel (Filistin). Tetapi karena kesalahan yang dibuatnya, ia harus menderita dan mengalami pelecehan dari musuh nya. Akan tetapi pada saat-saat terakhir dalam kehidupannya, Tuhan memberinya "the second chance" /kesempatan kedua.
Dan Firman Tuhan menceritakan bahwa pada saat terakhir hidup nya, ia menewaskan lebih banyak musuh daripada saat dia hidup sebelumnya.
Hakim-hakim 16:28-30 (TB) Berserulah Simson kepada TUHAN, katanya: "Ya Tuhan ALLAH, ingatlah kiranya kepadaku dan buatlah aku kuat, sekali ini saja, ya Allah, supaya dengan satu pembalasan juga kubalaskan kedua mataku itu kepada orang Filistin."
Kemudian Simson merangkul kedua tiang yang paling tengah, penyangga rumah itu, lalu bertopang kepada tiang yang satu dengan tangan kanannya dan kepada tiang yang lain dengan tangan kirinya. Berkatalah Simson: "Biarlah kiranya aku mati bersama-sama orang Filistin ini." Lalu membungkuklah ia sekuat-kuatnya, maka rubuhlah rumah itu menimpa raja-raja kota itu dan seluruh orang banyak yang ada di dalamnya. Yang mati dibunuhnya pada waktu matinya itu lebih banyak dari pada yang dibunuhnya pada waktu hidupnya.

Elia
Tokoh yang kelima /yang terakhir adalah Elia. Setelah Elia berhasil mengalahkan nabi-nabi Baal di gunung Karmel, Elia bisa dikatakan mengalami kekalahan dalam peperangan rohani melawan roh teritorial (jezebel spirit). Elia kemudian lari ke gunung Horeb dan bersembunyi di sana. Di sana ia berjumpa dengan TUHAN, dan TUHAN memintanya kembali ke jalannya dan memberikan sebuah Final Assignment (amanat terakhir) untuk ia selesaikan.
1 Raja-raja 19:13-17 (TB) Segera sesudah Elia mendengarnya, ia menyelubungi mukanya dengan jubahnya, lalu pergi ke luar dan berdiri di pintu gua itu. Maka datanglah suara kepadanya yang berbunyi: "Apakah kerjamu di sini, hai Elia?"
Jawabnya: "Aku bekerja segiat-giatnya bagi TUHAN, Allah semesta alam, karena orang Israel meninggalkan perjanjian-Mu, meruntuhkan mezbah-mezbah-Mu dan membunuh nabi-nabi-Mu dengan pedang; hanya aku seorang dirilah yang masih hidup, dan mereka ingin mencabut nyawaku."
Firman TUHAN kepadanya: "Pergilah, kembalilah ke jalanmu, melalui padang gurun ke Damsyik, dan setelah engkau sampai, engkau harus mengurapi Hazael menjadi raja atas Aram.
Juga Yehu, cucu Nimsi, haruslah kauurapi menjadi raja atas Israel, dan Elisa bin Safat, dari Abel-Mehola, harus kauurapi menjadi nabi menggantikan engkau. Maka siapa yang terluput dari pedang Hazael akan dibunuh oleh Yehu; dan siapa yang terluput dari pedang Yehu akan dibunuh oleh Elisa.

Saya mendapatkan selepas dari masa-masa covid ini (memasuki masa-masa baru /new normal), TUHAN sedang melepaskan suatu assignment yang baru atau suatu final assignment Nya atas hamba-hamba Nya - pasukan Nya yang dahsyat. Setiap anak-anak Nya pasti memiliki assignment /penugasan yang khusus - yang telah didesain oleh Tuhan bagi nya. Tuhan mau di putaran yang terakhir sebelum Ia datang, kita menuntaskan suatu penugasan khusus yang terbesar dan yang terakhir untuk kemuliaan Nya.
Sudahkah anda menemukan panggilan anda, tempat anda yang khusus di dalam kerajaan Allah, yang Allah ingin engkau lakukan sebelum Ia datang? Waktunya sudah sangat singkat, mari kita temukan panggilan kita, dan berlarilah pada penugasan yang sudah Tuhan siapkan bagi kita untuk kita selesaikan. Tuhan Yesus memberkati.

Mari berdoa:
Berdoa minta ampun kalau ada hal-hal / dosa / perbuatan kita yang selama ini tidak berkenan di hadapan Tuhan. (Berdamailah dengan Tuhan).
Berdoa minta agar mata rohani dan pikiran kita dibukakan /perbaharui oleh Tuhan, sehingga kita dapat melihat sebagaimana Tuhan melihat.
Berdoa agar Tuhan menyembuhkan seluruh pasukan Nya. (Berdoa agar seluruh pasukan mengalami speedy recovery dari Tuhan).
Berdoa agar pasukan Tuhan diberi kepekaan untuk menerima Assignment apa yang harus mereka emban, dan langkah-langkah /strategi-strategi apa yang perlu mereka ambil di dalam menjalankan assignment tersebut.