PEMULIHAN SEGALA SESUATU

19 Oct, 2020

"Kristus itu harus tinggal di sorga sampai waktu pemulihan segala sesuatu, seperti yang di firmankan Allah dengan perantaraan nabi-nabi-Nya yang kudus di zaman dahulu." - Kisah 3:21

Salah satu tanda kedatangan TUHAN YESUS KRISTUS yang ke-2 kali menurut Kisah Para Rasul 3:21 adalah terjadinya pemulihan segala sesuatu. Salah satu hal yang sedang dipulihkan adalah firman-Nya yang disampaikan oleh perantaraan nabi Yesaya mengenai anak-anak Abraham yang dikenal dengan sebutan "Jalan Raya Yesaya 19" (Yes. 19:23-25, "Pada waktu itu akan ada jalan raya dari Mesir ke Asyur, sehingga orang Asyur dapat masuk ke Mesir dan orang Mesir ke Asyur, dan Mesir akan beribadah beribadah bersama Asyur. Pada waktu itu Israel akan menjadi yang ketiga disamping Mesir dan disamping Asyur, suatu berkat di atas bumi, yang diberkati oleh TUHAN semesta alam dengan berfirman:

"Diberkatilah Mesir, umat-Ku, dan Asyur, buatan tangan-Ku, dan Israel, milik pusaka- Ku."

Siapakah anak-anak Abraham yang dimaksudkan disini ? Dari Alkitab kita ketahui bahwa karena merasa tidak dapat memberikan keturunan bagi Abram, maka sesuai budaya pada waktu itu di Timur Tengah, Sarai merelakan Hagar, hamba
perempuannya, orang Mesir, untuk memberikan baginya keturunan, dan Ismail dilahirkan sebagai yang sulung (Kej. 16). Namun TUHAN menepati janji-Nya, kemudian Sarah mengandung dan melahirkan anak yang dijanjikan-Nya, yaitu Ishak, yang kemudian menurunkan Yakub atau bangsa Israel (Kej. 21:1-3). Setelah Sarah wafat, Abraham mengambil gundiknya, Ketura, yang memberikan kepadanya 6 orang anak, yang menjadi bangsa Asyur (Kej. 25:1-4). Dipercaya wilayah Asyur Modern mencakup Syria, Iraq, sebagian wilayah Turkey dan Yordania. Abraham memberikan segala harta miliknya kepada Ishak sebagai ahli waris resmi (Kej. 21:12; 17:21), tetapi kepada anak-anaknya yang diperolehnya dari gundik- gundiknya ia memberikan pemberian, kemudian menyuruh mereka meninggalkan

Ishak dan pergi ke sebelah timur, ke Tanah Timur (Kej. 25:6). Tindakan Abraham memberi segala harta miliknya kepada Ishak adalah untuk memastikan bahwa perjanjian TUHAN disampaikan kepada Ishak. Ishak dan Ismail terakhir kali bertemu adalah saat menguburkan ayah mereka, Abraham, di Makhpela (Kej. 25:9). Abraham Accords, sebuah pakta perjanjian damai diantara anak-anak Abraham yang sedang terjadi dihadapan kita, adalah penggenapan nubuatan restorasi Anak-

anak Abraham dan ini adalah sebuah TANDA dan dapat menjadi sarana bagi tujuan Amanat Agung. PUSH, Pray Until Something Happens ! Teruslah berdoa agar semua bangsa yang termasuk Anak-anak Abraham dapat dipulihkan dan ditengah-

tengah goncangan agar pintu gerbang yang berabad-abad terbuka agar INDONESIA turut dipulihkan dan diposisikan menjadi Bangsa Domba. Kita akan melihat revival akhir jaman terbesar akan terjadi diantara anak-anak Abraham yang menyembah

bersama-sama. HalleluYah !