Percaya “ABIS’ ama Tuhan

27 Mar, 2023

Bahan Bacaan :
1 Samuel 17:32, 37

Pembahasan:
Shalom Guyz, Tahun 2023 adalah tahun Bangkit dan jadi Pemenang. Memasuki bulan Maret ini, gimana kabarnya? Apakah hari-hari yang sedang kita lalui semuanya baik-baik saja, atau justru sebaliknya? Kita HARUS PERCAYA bahwa apapun keadaan kita hari-hari ini, Tuhan YESUS SELALU BAIK buat kita.

Pada bulan ini, kita akan belajar dari Daud, Bagaimana Daud bisa menang menghadapi musuhnya saat diperhadapkan pada situasi dimana bangsanya dicemooh, dihina, direndahkan oleh musuh musuhnya. Adapun sikap dan respon Daud yang membuat dia mampu mengalahkan musuhnya adalah sebagai berikut :

  • Tidak tawar Hati,
    Saat Daud memasuki medan peperangan bangsa Israel, Daud mampu merasakan bagaimana kondisi hati Saul dan pasukanya pada saat itu, sehingga oleh karena kondisi hati mereka, justru membuat kondisi bangsanya menjadi tertekan dan takut. Duad tau betul apa yang harus dia lakukan, yaitu membangkitkan Kembali IMAN bangsanya. Amsal 24:10, jika kita tawar hati saat dalam pergumulan, maka kecillah kekuatan kita. Untuk mengalahkan musuh bangsanya, yang terpenting bagi Daud bukan hanya sekedar dengan baju perang, ketopong tembaga kepala, baju zirah dan pedang. (Ay. 38-39).
  • Keyakinanya kepada Tuhan,
    Kisah kemenangan Daud dalam menghadapi Peperangan melawan musuh-musuhnya bukanlah hal yang baru baginya. Daud sering melewati masa-masa yang menakutkan, dan Daud tau betul bagaimana caranya Daud bisa melewati masa-masa yang sulit baginya. Yakni dengan Pengenalan Daud yang akrab dengan Tuhan merupakan hal yang terpenting baginya untuk mampu melewati masa-masa sulitnya. Sehingga dengan pengenalan dengan Allah Daud, dia punya keyakinan yang kuat untuk mengalahkan goliath.

Jadi, dari kisah Daud pada pasal ini, kita belajar bagaimana kita akan di mampukan Tuhan untuk bisa melewati tahun 2023, yang penuh dengan tantangan yang besar yang sedang kita hadapi saat ini. (AS)

Bahan Diskusi :

  1. Sadarkah kita, bahwa kita sedang ada dalam medan peperangan?
  2. Bagaimana kondisi hati kita saat menghadapi masalah yang menakutkan?
  3. Setelah membaca tulisan di atas, apa sikap kita terhadap masalah kita masing-masing?

 

GBI Jalan Jend Gatot Subroto