Please Jangan Dianggap Biasa! Dampak Kematian Yesus itu Luar Biasa

19 May, 2019

We have redemption, the forgiveness of sins, in Him.  Colossians 1:14 (HCSB)Yesus mati, lalu dampaknya apa?

Tentu bukan sesuatu yang biasa.
Dampak kematian Yesus itu luar biasa.
Apakah kita sanggup membayar dosa - dosa agar masuk surga ?

Tentu saja, tidak. Yesus mengetahui kita tak bisa membayar dosa - dosa kita sendiri karena tak ada manusia yang sanggup hidup sempurna tanpa dosa. Oleh karena itu, Yesus rela berkorban untuk kita. 2000 tahun lalu, Ia mati untuk menebus dosa-dosa kita. Dampaknya tak biasa, tak seperti kematian manusia pada umumnya. Kematian Yesus di Kayu Salib, mampu membayar semua jenis dosa kita. Your sins are forgiven. Asal kita percaya kepada Tuhan Yesus, mengaku dosa, berbalik dari dosa dan berjuang hidup berkenan. Selama kita mengaku dosa dan ada tindakan nyata untuk terus bertumbuh dalam kebenaran Firman Allah, pengampunan telah diberikan.

Mungkin ada yang berpikir, ah dosaku terlalu besar. Apakah Tuhan mau mengampuniku? Apakah Tuhan masih mau menerimaku. Aku berbohong, melakukan seks bebas, suka minum alkohol, pengguna narkoba, menipu banyak orang, menyakiti banyak orang, sering menggosip, egois dan sebagainya. Percayalah, walau manusia itu terbatas tetapi kasih Allah tidak terbatas. Meski demikian, kasih Allah tidak untuk dipermainkan. Kematian Yesus bukanlah legalitas untuk hidup bebas melakukan dosa, tetapi anugerah pengampunan dosa sekaligus kesempatan untuk hidup sebaik-baiknya demi kemuliaan nama Tuhan. Jika kita paham peristiwa kematiaan Tuhan Yesus di Kayu Salib, maka kita akan berjuang melawan keinginan berdosa.

Yuk, yang sudah diampuni belajar tidak melukai hati Tuhan Yesus lagi dan lagi. He himself carried our sin His body on the cross so that we would be dead to sin and live for righteousness (1 Peter 2:24a TPT). Salib adalah jalan keluar kita dari dosa, tetapi bukan jalan tol untuk bebas menikmati dosa.