Roh Kelahiran Baru

05 May, 2019

Didalam Tahun Kelahiran Baru di era Pentakosta ke-3, Roh Kudus mengingatkan kepada saya anugerah yang mulia yang kita terima dari TUHAN ketika kita mengalami Kelahiran Baru dan Ia mau agar kita tetap berjalan didalam Roh Kelahiran Baru.

Dari serangkaian peristiwa-peristiwa yang dialami orang percaya, pengalaman Kelahiran Baru adalah peristiwa terpenting karena menghubungkannya dengan Kehidupan Kekal, awal perjalanan berpindahnya seseorang dari Kerajaan Gelap kepada Kerajaan Terang, menjadikannya warga dari Kerajaan Surga.

Kelahiran Baru adalah pekerjaan Roh Kudus melakukan penciptaan kembali manusia batiniah atau manusia rohani sebagai Ciptaan Baru yang memiliki rupa dan gambaran-Nya. Ini terjadi ketika seseorang meresponi dengan iman karya penebusan Yesus Kristus, menyadari dan mengakui segala dosa dan pelanggarannya, bertobat serta memohon pengampunan-Nya, memberi hidupnya dan menjadikan Yesus sebagai TUHAN dan Juru Selamat pribadinya. Tanpa peristiwa Kelahiran Baru seseorang sedang menuju kepada kematian yang kekal, karena upah dosa adalah maut.
Berjalan didalam Roh Kelahiran Baru terjadi jika seseorang senantiasa mengenakan Ciptaan Baru dan mengaktivasikan manusia rohaninya. Manusia rohani terhubung dan berperan didalam komuninya bersama Roh Kudus (1 Kor. 3:16). Manusia rohani menerima arahan, pewahyuan serta penyataan Roh. Manusia lahiriah tidak dapat menerima hal-hal yang rohani (1 Kor. 2:14, Yoh. 3:3).

Manusia rohani yang dibangun membawa pengaruh dan memimpin jiwanya yang telah diselamatkan dan menyerahkan anggota-anggota tubuhnya untuk kebenaran dan melakukan tujuan serta kehendak TUHAN dibumi ini. Pikiran bagian dari jiwa manusia yang diselamatkan harus mengalami pembaharuan demi pembaharuan dengan memeditasi Firman TUHAN setiap hari. Dilatih untuk berfokus kepada perkara-perkara yang diatas dengan demikian menggantikan pikiran-pikiran duniawi dan negative yang sempat tersimpan dan keluar dari dalam ‘memory' serta menangkis yang datang dari luar.

Perkara-perkara yang diatas adalah Kerajaan TUHAN dan segala kebenarannya (Mat. 6:33), mencakup Pribadi TUHAN, Firman-Nya, Hukum-hukum-Nya, Rencana- Nya, Tujuan-Nya, Kehendak-Nya, Hikmat-Nya, Nasihat-Nya, Pengertian-Nya, Pikiran-Nya, Karakter-Nya, Kasih-Nya, Kuasa-Nya, Kekudusan-Nya, Keadilan-Nya, dan segala sesuatu yang memiliki nilai kekekalan.

Berjalan didalam Roh Kelahiran Baru membawa seseorang untuk bersauh jauh hingga dibalik tirai, memiliki paradigma kekekalan, melihat akhir dari segala sesuatu pada awalnya. Mengerti bahwa dirinya dilahirkan dan ditempatkan dibumi yang bersifat sementara, bumi sebagai tempat untuk mengalami transformasi kedalam rupa dan gambaran-Nya, dan tempat untuk menghasilkan buah pertobatan, buah Roh, buah Kerajaan dan sebagai tempat persiapan untuk memerintah bersama Yesus didalam Kerajaan 1000 Tahun dan untuk berada bersama dengan TUHAN selama-lamanya didalam bumi yang baru.

BGP 0219