Shifting To New Dimension

03 Feb, 2020

Shalom… tidak terasa kita sudah memasuki Tahun 2020, Tahun Dimensi yang Baru. Untuk memasuki dimensi yang baru kita semua perlu alami perubahan dari dimensi atau keadaan kita yang lama. Shifting berbicara perubahan, yang secara manusia mungkin sulit tetapi kita percaya bagi Tuhan tidak ada yang mustahil.


Sejak 29 sept  2019 penanggal Ibrani memasuki tahun 5780 PEY yaitu tahun MULUT. Tuhan berbicara melalui mulut-Nya. Kita harus mendengar baik-baik. Telinga yang di pertajam, telinga seorang murid.  Yesaya 50:4 “Tuhan ALLAH telah memberikan kepadaku lidah seorang murid, supaya dengan perkataan aku dapat memberi semangat baru kepada orang yang letih lesu. Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid.” 

Dalam dekade PEY Tuhan berbicara melalui mulut, mau tidak mau telinga rohani kita harus di pertajam. Hal ini akan kita dapatkan jika kita tekun bangun pagi, saat teduh dan dengar suara Tuhan. Minta telinga rohani kita dibuka dan dipertajam. 


Dalam dekade PEY shifting memasuki dimensi kehidupan yang baru harus didasari dengan: mendengar  baik-baik apa yg keluar dari mulut Tuhan, memperkatakan FirmanNya sehingga terjadi perubahan: "SHIFTING”. Roma 10:17 “Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.” 


Empat kunci agar terjadi shifting dalam dimensi yang baru adalah

1.  Telinga yang mendengar sungguh-sungguh suara-Nya.

Roma 10:17 “Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus”. Waktu telinga kita mendengar sungguh-sungguh suaraNya, firmanNya maka iman kita akan bertumbuh. 


Kata mendengar dapat kita pelajari dari Mazmur 85:8 “Aku mau mendengar apa yang hendak difirmankan Allah, TUHAN. Bukankah Ia hendak berbicara tentang damai kepada umat-Nya dan kepada orang-orang yang dikasihi-Nya, supaya jangan mereka kembali kepada kebodohan?”  arti kata “mendengar” dalam bahasa Ibrani nya adalah “Shama” yaitu "to hear interlligently often with the implication of paying attention, to discern, to give ear, to listen, to obey, to make a proclamtion." Mendengar dengan penuh perhatian, dan taat melakukan apa yang didengar. Memasuki dimensi yang baru perubahan akan terjadi pada saat kita memiliki iman karena mendengar sungguh-sungguh dan taat akan suara Tuhan.


2. Memperkatakan suara Tuhan dengan Iman

Suara Tuhan yang kita dengar perlu diperkatakan dengan iman. Kata “memperkatakan/ berbicara” dalam bahasa Ibrani “Dabar” artinya "to speak, to declare, to command with autority."  Yaitu Memperkatakan, Mendeklarasikan, Memerintahkan dengan Otoritas situasi, keadaan, kondisi kita dll sampai terjadinya perubahan.


Dalam mulut setiap kita ada kuasa. Amsal 18:21 “Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya.”  Pakai otoritas yg Tuhan letakkan di mulut kita, perkatakan Firman Tuhan dengan Otoritas.


3. Focus Hanya pada Tuhan

Ibrani 12:2 “Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah.” Mari teladani Tuhan Yesus yang tekun memikul salib, artinya waktu kita menantikan perubahan terjadi, jangan mudah menyerah! Mata kita, focus kita harus hanya kepada Tuhan saja, sehingga kita kuat, tidak dipengaruhi keadaan sekitar kita, terus pegang janji firmanNya!


4. Tekun sampai Perubahan Terjadi

Jangan menyerah. Mata terus tertuju pada Tuhan. Tekun! Tuhan menguji kita, raih kemenangan. Pencobaan yang dialami tidak melebihi kekuatan kita! Ada jalan keluar yang Tuhan sudah sediakan.

Ibrani 12:3 “Ingatlah selalu akan Dia, yang tekun menanggung bantahan yang sehebat itu terhadap diri-Nya dari pihak orang-orang berdosa, supaya jangan kamu menjadi lemah dan putus asa”.

Hati-Hati dengan ucapan kita, ucapan kita punya kuasa dan Tuhan sangat-sangat memperhatikan apa yg keluar dari mulut kita. Jangan pernah keluar kata putus asa, yang melemahkan, negative atau yang bertentangan dengan iman kita. Justru sebaliknya kita perlu terus memperkatakan firman Tuhan supaya kita dikuatkan dan tekun sampai perubahan terjadi.

 

Tahun 2020 janji Tuhan kita semua akan alami dimensi kehidupan yang baru, dimensi berkat jasmani dan rohani yang baru, dimensi dalam sgala aspek kehidupan akan kita alami yang baru, saat kita berani melangkah untuk mengalami perubahan. Perubahan yang membuat kemuliaanNya makin dinyatakan dan perubahan yang membawa kita menjadi kepala dan bukan ekor, terus naik tidak pernah turun ( Ulangan 28:13-14 “TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini dari segala perintah yang kuberikan kepadamu pada hari ini, dengan mengikuti allah lain dan beribadah kepadanya." Haleluyahhhhh! (IK)