TETAPLAH KERJAKAN KESELAMATANMU

03 Feb, 2019

Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir"
(Filipi 2 : 12)

PENDAHULUAN
Umas, walaupun kita sudah lansia, umur sudah tidak muda lagi, namun kita harus tetap mengerjakan keselamatan dan kita juga perlu memiliki kerinduan untuk menjangkau jiwa-jiwa. Biarlah hidup kita menjadi berkat dan teladan, sehingga bukan hanya dengan perkataan tapi dengan sikap hidup kita yang baik orang melihat Kristus dan mereka juga diubahkan menjadi percaya kepada Tuhan.

ISI
Bagaimana kita dapat tetap mengerjakan keselamatan? Ada beberapa cara yang perlu kita lakukan, yaitu :

1. Menjaga Roh Kita Tetap Menyala Bagi Tuhan dan tidak Suam-suam Kuku (Roma 12:11 ; Wahyu 3:15-16)
Mengerjakan keselamatan berarti tidak membiarkan kerajinan hidup kita menjadi kendor, dan hal itu akan berpengaruh pada kehidupan rohani kita. Saat kita mempertahankan kerajinan hidup kita dalam mencari Tuhan maka kita pun akan mempunyai roh yang menyala-nyala untuk dapat melayaniNya dengan maksimal. Umas, mari jaga kehidupan rohani kita. Rajinlah, giatlah untuk selalu bersekutu dengan Tuhan, dalam pembacaan firman Tuhan, dalam doa, pujian dan penyembahan. Maka semua itu akan seperti minyak yang akan terus membuat api dalam kehidupan rohani kita terus menyala-nyala. Umas, hiduplah sungguh-sungguh kepada Tuhan, jangan setengah-setengah, tidak panas atau tidak dingin karena kalau seperti itu kita dapat dimuntahkanNya. Biarlah hidup kita semakin menyala-nyala dalam mengasihiNya. Kerjakanlah keselamatan kita.

2. Mempersiapkan Diri Untuk Menyambut KedatanganNya (Wahyu 3:3)
Bagi orang-orang di luar Tuhan, mereka ketakutan karena beranggapan bahwa bumi semakin tua, bencana dan gempa dimana-mana, menandakan hari kiamat sudah dekat. Tetapi bagi anak-anak Tuhan kita bersukacita karena kita sedang menantikan kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali, dimana kita akan dijemput pulang ke rumah kita yang sebenarnya di Sorga. Oleh sebab itu kita perlu mempersiapkan diri, sehingga pada waktu hal itu digenapi kita akan diselamatkan. Mempersiapkan diri berarti melakukan kebenaran firman Tuhan  dan hidup dalam pertobatan setiap waktu. Biarlah saat Tuhan datang kita sedang melakukan tugasNya, kebenaranNya (Lukas 12:43).

PENUTUP
Umas, keselamatan yang telah kita terima tidak didapat karena usaha kita. Semua adalah karena anugerah Tuhan. Pada saatnya nanti setiap kita harus mempertanggungjawabkan kehidupan kita masing-masing. Oleh sebab itu, kerjakanlah keselamatan kita dengan takut dan gentar. Jagalah agar terus memiliki roh yang menyala-nyala dan tidak hidup suam-suam kuku dan persiapkanlah selalu diri kita untuk menyambut kedatangan Tuhan kedua kalinya.

Tuhan Yesus Memberkati