TUHAN ADALAH KASIH

04 Nov, 2018

"Jikalau seorang berkata: "Aku mengasihi Allah, dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya."

(1 Yohanes 4:16B)

PENDAHULUAN
UMAS, kasih Allah sudah terbukti ketika Bapa memberikan anakNya yang tunggal yaitu Yesus Kristus untuk menyelamatkan manusia dari segala dosa. Tuhan Yesus rela mati dengan cara yang tidak terhormat , Ia disiksa, dihina, dicambuk lalu disalibkan dengan sayat kesakitan. Kemudian Ia dikuburkan, dan bangkit pada hari yang ketiga mengalahkan kuasa maut agar setiap kita tidak binasa melainkan beroleh kasih dan hidup. Hanya kasih Tuhan yang akan memampukan kita serta menolong kita melalui setiap tantangan hidup ini dan oleh karena kasihNya kita disediakan tempat olehNya (Yohanes 14:6).

ISI
Kita tahu bahwa Allah adalah Kasih. KasihNya telah Ia berikan bagi kita. Oleh sebab itu, saat kita dipenuhi kasih Allah, maka :

1. Tidak Ada Ketakutan Lagi (1 Yohanes 4:18)
Dalam menghadapi masalah apapun, kita tidak perlu takut. Apakah itu masa depan, atau tentang kehidupan kita keseluruhannya. Apapun masalah yang terjadi, Umas harus tetap memandang TUhan. Mazmur 91 perlu kit abaca setiap hari sehingga kita akan terus percaya bahwa perlindungan Tuhan nyata atas kehidupan kita. Mungkin kita mengalami sakit penyakit dan dokter sudah memvonis bahwa sakit kita tidak akan sembuh. Umas janganlah kita takut. Dia Tuhan dapat melakukan kesembuhan yang luar biasa, tetaplah percaya pada Tuhan.

2. Kita Dapat Mengasihi Saudara atau Sesama Kita (1 Yohanes 4:19)
Umas, kita dapat mengasihi Tuhan, sesama atau diri kita sendiri itu semua karena Tuhan telah lebih dulu mengasihi kita. Kasih dari Tuhan yang memampukan kita bisa mengasihi orang lain walaupun orang tersebut seringkali menyakiti kita. Umas, kita harus terus berdamai dengan orang yang ada di sekitar kita. Ingatlah bahwa TUhan telah terlebih dahulu mengasihi kita, oleh sebab itu kita pun juga harus meneladani Tuhan dengan cara mengasihi orang lain dan tidak ada dendam atau kekesalan dalam hati. Tuhan itu kasih, kita adalah anakNya maka kita pun juga harus memiliki kasihNya sehingga dapat mengasihi saudara atau sesama kita.

3. Kita Bukan Pembohong (1 Yohanes 2:4-5)
Umas, saat kita bilang kita mengenal TUhan tetapi kita tidak melakukan kebenaran firmanNya maka kita sebenarnya sedang menjadi seorang pembohong. Namun, saat kita menuruti Firman Tuhan maka kasih Tuhan ada di dalam kita sehinga akan sungguh-sungguh melakukan firmanNya. Mari Umas, janganlah kita menjadi seorang pembohong seakan-akan kita sudah melakukan kebenaranNya padahal kita tidak melakukannya. Janganlah kita terus berbohong karena itu adalah sifat dari iblis bapa segala pendusta. Hiduplah jujur dihadapan Tuhan, intimlah denganNya maka kita akan hidup terbuka, berlaku setia serta melakukan sega kebenaranNya dengan takut dan taat kepada Tuhan.

PENUTUP
Umas, ingatlah bahwa Allah adalah Kasih, oleh sebab itu sebagai anakNya kita seharusnya memiliki kasihNya dalam hidup kita. Balaslah kasih Tuhan dengan cara hidup takut akan Tuhan dan hidup menuruti segala kebenaran firmanNya. Kasih Tuhan melenyapkan ketakutan, kasih Tuhan membuat kita dapat mengasihi saudara atau sesama kita, kasih Tuhan memampukan kita hidup tidak menjadi pembohong tapi hidup terbuka, jujur di hadapanNya.

Umas, tetap dan teruslah tinggal di dalam kasih Tuhan.

Tuhan Yesus Memberkati