TUHAN ADALAH KASIH

04 Oct, 2021

"Allah adalah kasih, dan barangsiapa tetap berada di dalam kasih, ia tetap berada di dalam Allah dan Allah di dalam dia."

-1 Yohanes 4:16b-

PENDAHULUAN
Umas, kasih Allah sudah terbukti yaitu ketika Bapa memberikan anakNya yang tunggal, yaitu Tuhan Yesus Kristus untuk menyelamatkan manusia dari segala dosa. Tuhan Yesus rela mati dengan cara yang tidak terhormat, Ia mati di atas kayu salib
dengan disiksa, dicambuk dan mengalami penghinaan, seharusnya kita yang menerima hukuman itu karena dosa kita, tetapi Tuhan Yesus mengasihi kita sehingga kita ditebus agar kita diselamatkan (Yohanes 3:16), hari ke-3 Yesus bangkit mengalahkan maut. Selama 40 hari Tuhan Yesus menjumpai murid-muridNya dan menguatkan kepercayaan mereka, setelah itu Tuhan Yesus naik ke Sorga dan pada hari yang ke-10 Tuhan Yesus mencurahkan Roh Kudus atas murid-murid, mereka
semua dibaptis Roh Kudus diberi kuasa untuk menjadi saksiNya, kita juga menerima kuasa itu yang menyertai umas, bahkan Tuhan Yesus sudah menyediakan tempat tinggal untuk kita semua (Yohanes 14:2-3)
ISI
Kita tahu Allah adalah kasih, Ia memberikan kasihNya kepada kita umas, oleh sebab
itu saat umas dipenuhi belas kasih Allah, maka :
1. Tidak ada ketakutan (1 Yohanes 4:18) Tuhan Yesus telah melenyapkan ketakutan kita. Pada masa pandemik ini banyak sekali ketakutan datang melanda hidup kita, usia lanjut dikatakan paling rentan terkena serangan covid 19, jangan takut sebab hidup mati kita di tangan Tuhan Yesus bukan ditentukan oleh covid 19, tetap jaga protokol kesehatan, memakai masker,
cuci tangan, jangan keluar dari rumah, tetapi kita tetap percaya Yesus sanggup menolong kita, melepaskan kita dari ancaman sakit penyakit, tetaplah percaya kepada Tuhan jangan takut (Yeremia 29:11)
2. Kita dapat mengasihi saudara kita (1 Yohanes 4:19-20) Umas, kita dapat mengasihi karena Allah terlebih dahulu mengasihi kita. Tanpa kasih dari Tuhan maka akan sangat sulit untuk mengasihi saudara-saudara kita, oleh sebab
itu marilah umas kasihilah Tuhan Allah kita dengan seluruh kehidupan kita (Lukas 10:27). Kasih Tuhan yang ada di dalam kita membuat kehidupan kita pun dapat memancarkan kasihNya.
3. Kita bukan pendusta (1 Yohanes 2:4-5) Umas, saat kita berkata bahwa kita mengenal Tuhan tetapi kita tidak melakukan
perintah Tuhan, maka sebenarnya kita menjadi seorang pendusta, namun saat kita menuruti firman Tuhan maka kasih Tuhan ada dalam kita, ingatlah saat kita tidak

melakukan firman Tuhan maka roh pendusta itu ada dalam diri kita, bapa segala pendusta adalah iblis (Yohanes 8:44). Umas, jangan kita membohongi diri sendiri jika kasih kita kepada Tuhan mulai luntur, mari jujur dan kembali pada Tuhan jangan sampai umas berdusta. Umas ! tinggallah terus dalam Tuhan sehingga segala roh dusta jauh dari pada kehidupan kita.

PENUTUP
Umas, Tuhan adalah kasih dan Ia membuktikan kasihNya kepada kita, oleh sebab itu marilah kita membalas kasih Tuhan dengan hidup takut akan Tuhan dan menuruti firman Tuhan. Kasih Tuhan melenyapkan segala ketakutan, kasih Tuhan membuat kita dapat mengasihi saudara-saudara, bahkan kita tidak lagi hidup sebagai pendusta, teruslah tinggal di dalam kasih Tuhan.

 

GBI Jalan Jend Gatot Subroto