SUPLEMEN COOL/CoT YOUTH BULAN FEBRUARI 2018 #1

01 Feb, 2018

KELUARGA ADALAH PRIORITAS SETELAH ALLAH

Bahan Bacaan
1 Tim. 5:8, "Tetapi jika ada seorang yang tidak memeliharakan sanak saudaranya, apalagi seisi rumahnya, orang itu murtad dan lebih buruk dari orang yang tidak beriman." 

Penjelasan Materi
Youthers, pada Minggu ini kita akan akan membahas all about family. Kenapa? Karena semua yang telah, sedang dan akan di alami anak-anak muda di zaman ini berawal dari keluarga. Untuk itu anak-anak muda harus tahu betapa pentingnya untuk menjaga keutuhan, keharmonisan, persekutuan, komunikasi dan cinta kasih terhadap anggota keluarga. Sebagai orang percaya, kita sudah tahu bahwa Tuhan dan kebenaran-Nya menjadi prioritas terutama di atas segalanya, hal ini ditegaskan Yesus dalam Matius 6:33 pada saat Khotbah di Bukit, "Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu" Akan tetapi jangan lupa Youthers, bahwa setelah itu, ada keluarga yang juga menjadi prioritas kita.

Youthers, kalau di antara kita yang membaca renungan ini, mungkin sudah mengutamakan Tuhan di atas segalanya, membangun hubungan pribadi yang intim dengan Tuhan, membaca, merenungkan dan melakukan FirmanNya setiap hari, pertahankanlah, sebab hal itu memang prioritas utama dan terutama kita. Apalagi jika kita aktif ikut persekutuan melayani ke sana-sini dan ikut kegiatan rohani lainnya, itu juga baik buat kita. Tetapi, mari Youthers renungkan sejenak bagaimana hubungan dengan keluarga di rumah? Apakah kita punya quality time dengan Ayah, Ibu, kakak dan adik kita? Apakah kita sering berkomunikasi dengan mereka? Apakah kita masih mendoakan anggota keluarga kita?

Youthers, kalau kita masih tidak peduli pada anggota keluarga kita di rumah, tidak meluangkan waktu untuk mereka, tidak membantu Ayah dan Ibu kita, selalu berseteru dengan saudara kandung kita atau beragam maalah keluarga lainnya, hal ini perlu diwaspadai, sebab pasti ada yang salah dengan kita, ada yang tidak seimbang dalam skala prioritas di hidup kita.

Tidak sedikit anak-anak muda Kristen yang terlalu sibuk dengan aktivitas di luar rumah sehingga lupa menyediakan waktu untuk keluarga intinya. Jangan salahkan Tuhan atau keadaan jika ketika kita sudah kembali ke rumah, kita mendapati situasi tidak harmonis, penuh pertengkaran, tidak adanya damai sejahtera kalau kita sendiri saja cuek pada keluarga kita. Maka dari itu Youthers, mulailah dari keluarga terlebih dahulu sebelum menjangkau sesuatu yang lebih luas. Jangan sampai pekerjaan atau pelayanan membuat keluarga justru terbengkalai atau berantakan, karena sesungguhnya keteladanan justru dimulai dari keluarga.

Bahan Diskusi:
1. Apa arti keluarga menurut Youthers?
2. Bagaimana hubungan Youthers dengan anggota keluarga selama ini? Apakah keluarga sudah menjadi prioritas utama setelah hubungan pribadi kita dengan Tuhan