SUPLEMEN COOL/CoT YOUTH BULAN FEBRUARI 2018 #2

03 Feb, 2018

KELUARGA YANG BERKENAN KEPADA TUHAN

Bahan Bacaan
Yosua 24:15, ".....Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN!"

Penjelasan Materi
Dalam bacaan hari ini, kita akan belajar dari Yosua. Perhatikan Yosua 24:15, saat itu Yosua, pemimpin bangsa Israel, di hadapan umat Tuhan sebagai ucapan perpisahannya kepada bangsa Israel menyampaikan penegasan demikian: "Tetapi jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada TUHAN, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah; allah yang kepadanya nenek moyangmu beribadah di seberang sungai Efrat, atau allah orang Amori yang negerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN!"

Youthers, mari kita ikuti teladan Yosua. Walaupun Yosua sebagai pemimpin bangsa tetapi ia menyadari bahwa ia juga imam dalam rumah tangganya, ia tidak mengabaikan keluarganya. Sekalipun Yosua memiliki tanggung jawabnya sebagai pemimpin bangsa, tetapi itu bukan alasan untuk membiarkan atau menelantarkan keluarganya sendiri. Yosua punya komitmen kuat untuk mengawal keluarganya supaya berkenan kepada Tuhan. Bukankah hal itu juga harusnya berlaku pada kita? Sekalipun kita memiliki tanggung jawab di luar rumah, tetapi jangan sekali-kali kita abaikan keluarga kita.

Dalam keluarga, memang orangtua sangat berperan untuk mendidik, mengajar, melindungi serta membawa anggota keluarganya, supaya menjadi keluarga yang berkenan kepada Tuhan. Tetapi Youthers, bukan berarti, sebagai anak kita tidak memliki tanggung jawab untuk menjadikan keluarga kita berkenan di hadapan Tuhan. Mungkin saat ini peranan kita hanya sebagai anak, tetapi kelak kita juga akan merasakan posisi sebagai orang tua yang diberi tanggung jawab sama seperti ayah dan Ibu kita. Ayah kita memang punya peranan paling penting dalam membawa seisi rumahnya menjadi orang yang takut kepada Tuhan, tetapi Ibu dan anak-anak juga tidak kalah pentingnya.

Ketegasan dan komitmen Yosua seharusnya menjadi teladan bagi orang tua Kristen masa kini, dan generasi muda yang kelak akan menjadi orang tua (khusus setiap kepala keluarga) untuk memimpin seisi keluarganya mengenal Kristus sebagai Juruselamat dan Tuhan serta menamkan nilai-nilai dari kebenaran Firman agar diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, seisi keluarga dapat bertumbuh dewasa dalam iman, kebenaran, kasih, dan pelayanan yang setia.

Bahan diskusi
Menurutmu cara apa saja yang dapat dilakukan agar keluarga kita bisa dekat dengan Tuhan dan menjadi keluarga yang berkenan di hadapan Tuhan?