SUPLEMEN COOL/CoT YOUTH BULAN JANUARI 2018 #2

11 Jan, 2018

TAHUN 2018! JANGAN TAKUT MELANGKAH

Bahan Bacaan
Yesaya 41:10, "Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan."

Penjelasan Materi
Youthers, setiap manusia pasti punya perasaan takut, kuatir, ragu akan hari esok dan masa depan. Perasaan seperti itu wajar ada dalam hati manusia, tetapi menjadi tidak wajar jika berlebihan dan terus dikuasainya. Itulah pentingnya bagi kita menyerahkan hidup kita pada Tuhan dan memberi diri agar hidup kita mau dipimpin oleh Roh Kudus sepanjang Tahun 2018 ini. Sehingga ketika kita mengalami ketakutan, kekuatiran, keraguan dan pergumulan berat dalam kehidupan ini, kita bisa menang melalui itu semua dan tidak mudah goyah untuk kembali jatuh dalam dosa.

Perlu kita ketahui Youthers, bahwa di Tahun Permulaan Yang Baru (The Year of New Beginning) ini, Tuhan juga mengingatkan dalam hati Gembala kita tentang kisah Ayub. Karena bicara mengenai permulaan yang baru artinya kita diajak Tuhan untuk memasuki dimensi baru yang melampaui dari yang jasmaniah. Mari kita ingat kembali kisah Ayub, kita tahu Ayub adalah orang yang dikasihi Tuhan karena dia saleh, jujur, takut akan Tuhan dan menjauhi kejahatan. Seperti yang dikatakan Firman Tuhan dalam Ayub 2:3,"Apakah engkau memperhatikan hamba-Ku Ayub? Sebab tiada seorang pun di bumi seperti dia, yang demikian saleh dan jujur, yang takut akan Allah dan menjauhi kejahatan"

Ayub dikenal sebagai pribadi yang diberkati berlimpah-limpah, kehidupannya nyaris sempurna, akan tetapi apa yang terjadi? Ayub mengalami sakit yang luar biasa, ibaratnya "sudah jatuh tertimpa tangga". Bagaimana tidak? Lembu dan ternaknya mati, anak-anaknya pun juga ikut mati, harta lenyap, dijauhi banyak orang, bahkan sahabat serta istrinya juga meragukan Ayub.. Di tengah-tengah pergumulannya, Ayub terus bergantung kepada Tuhan dan tidak mengutuki Tuhan atas apa yang ia alami. Ayub tetap setia. Ayub mengalami Tuhan dalam penderitaanya seperti yang Firman Tuhan katakan dalam Ayub 42:5-6,"Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau. Oleh sebab itu aku mencabut perkataanku dan dengan menyesal aku duduk dalam debu dan abu."

Tapi tahukah kita Youthers, bahwa setelah proses ini Ayub memasuki permulaan yang baru, Ayub dipulihkan, bahkan diberkati 2x lipat. Youthers, percayalah proses dari Tuhan itu adalah baik buat kita. Mungkin kita betapa beratnya menjalani proses yang luar biasa dalam hidup ini, tetapi ketahuilah Tuhan sedang mempersiapkakita untuk memasuki permulaan yang baru.