SUPLEMEN COOL/CoT YOUTH BULAN OKTOBER 2017 #3

18 Oct, 2017

IMAN DAN KETAATAN PONDASI UNTUK MELEPASKAN KUASA

Bahan Bacaan
Ibrani 3:19, "Demikianlah kita lihat, bahwa mereka tidak dapat masuk oleh karena ketidakpercayaan mereka"

Penjelasan Materi
Youthers, setiap orang yang bertekun dalam iman, dapat kita lihat bukti dari imannya tersebut melalui ketaatannya dalam melakukan perintah Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Iman dan ketaatan ini merupakan dasar penting untuk kita dapat melepaskan kuasa. Ya, sebagai anak-anak Tuhan yang sudah dikarunia Roh Kudus, kita memiliki kuasa untuk menjadi saksi Kristus bagi dunia, hal ini sesuai yang Firman Tuhan katakan dalam Kis. 1:8, "Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."

Youthers, dalam pelayanan anak-anak muda, kita harus memiliki kerinduan untuk terus menjadi saksi Kristus dan dapat dipakai secara luar biasa untuk kegerakan generasi muda di Indonesia. Tuhan juga terlebih rindu agar hidup kita diperlengkapi dengan kuasa untuk mengadakan tanda dan mujizat, menyembuhkan yang sakit, dan mengusir setan, memberitakan kabar pertobatan bahwa kerajaan surga sudah dekat kepada orang-orang yang belum percaya dan terhilang agar mereka menerima keselamatan di dalam Kristus. Tapi Youthers, hal itu tidak bisa kita dapatkan secara instan begitu saja, melainkan kita harus memiliki iman sungguh dan hidup dengan ketaatan penuh pada apa yang Tuhan mau melalui firmanNya. Sama halnya dengan banyak tokoh di Alkitab yang hidup dengan iman dan ketaatan kepada Tuhan, yang karena iman dan ketaatannya tersebut, hidup mereka diberkati dan pelayanannya penuh dengan kuasa, misalnya saja Abraham.

Dan pada bahasan kali ini, kita mau menyoroti bagaimana umat Israel tidak dapat masuk ke Tanah Perjanjian karena ketidakpercayaan, ketidaktaatan dan iman mereka yang terlalu rapuh kepada janji Tuhan. Bayangkan saja Youthers, selama 400 tahun Tuhan merencanakan pembebasan Israel dari Mesir dan menuntun umat untuk masuk ke Tanah Perjanjian, tetapi sangat disayangkan umat Israel begitu tegar tengkuk. Bilangan 21:5-6 mencatat bagaimana umat Israel menantang Tuhan dengan meragukan kekuasaan-Nya melalui ucapan-ucapan yang bernada cemoohan kepada Tuhan Hal ini disebabkan oleh hati yang bebal dan tidak percaya kepada Tuhan. Bangsa Israel berulangkali tidak menjaga mulutnya dari berbuat dosa. Mereka terpancing dengan situasi sulit dan keadaan lainnya, sehingga mereka berkata: "Mengapa kamu memimpin kami keluar dari Mesir? Supaya kami mati di padang gurun ini? Sebab di sini tidak ada roti dan tidak ada air, dan akan makanan hambar ini kami telah muak."

Padahal Tuhan merancangkan sebuah rancangan yang indah untuk bangsa Israel, yaitu masuk dalam negeri yang penuh dengan susu dan madu. Hanya saja, kekuatiran, ketidaktaatan dan iman yang tidak kokoh membuat mereka tidak diperbolehkan untuk masuk dan mereka kehilangan semua yang telah Tuhan rencanakan untuk hidup mereka.

Youthers, ketidakpercayaan kita terkadang membatasi pekerjaan Tuhan. Kita harus memilih untuk taat kepada Tuhan dalam iman. Setiap kali kita percaya hikmat Tuhan dan melakukan apa yang Dia katakan untuk kita lakukan, bahkan ketika kita tidak memahaminya, tetaplah lakukan dengan taat atas dasar kasih kita kepada Tuhan.

 

GBI Jalan Jend Gatot Subroto