MENGAKU DOSA ATAU MENYIMPANNYA?

21 Nov, 2022

Bahan Bacaan :
1 Yohanes 1:9 TB" Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan
mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan."

Penjelasan Materi :
Youthers, dari Minggu 1 sampai dengan 3, kita sudah sama-sama belajar dan memahami bahwa tidak ada satupun kita yang kebal akan dosa. JIka pondasi iman kita tidak kokoh dan pertahanan kerohanian kita lemah, maka sewaktu-waktu kita bisa saja jatuh dalam dosa.

Menjadi penting bagi kita adalah menyadari bahwa ketika kita ada dalam kondisi yang sedang berdosa, cepat-cepatlah kita berbalik kembali ke jalan kebenaran Tuhan. Jangan kita terlena pada dosa, dan justru menganggap itu hal biasa dan tidak lagi merasa bersalah. Disinilah penting untuk kita senantiasa refleksi dan introspeksi diri setiap hari, merenungkan apa yang telah kita lakukan sepanjang hari, adakakh dosa-dosa yang sengaja dan tidak sengaja kita perbuat, dan segera
bereskan itu di hadapan Tuhan dan sesama kita.

Youthers, Firman tuhan dalam 1 Yohanes 1:9 mengatakan " Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan." Jika saat ini masih ada dosa tersembunyi yang mungkin kita tutupi di hadapan manusia, akuilah itu di hadapan Tuhan. Karena bagi Tuhan tidak ada satupun yang tersembunyi.

Manusia rentan berbuat dosa, dan reaksi alamiah manusia adalah mencoba menutupi serta menghindari konsekuensi dari dosa yang diperbuat. Alih-alih menyelesaikan dosa, manusia malah mencari akal untuk lolos dari konsekuensi yang ditimbulkannya. Contohnya seperti beberapa orang yang berhasil mengelabui hukum. Tapi jangan pernah coba-coba mengelabui hukum Tuhan karena itu takkan pernah berhasil. Daud tidak mengakui dosanya dan tidak segera bertobat sesaat setelah ia membunuh Uria. Baru setelah sembilan bulan lebih, tepatnya ketika nabi Natan datang dan memperingatinya, Daud mengakui dosanya kepada Tuhan, sekaligus menjalani konsekuensi kematian anaknya. Youthers, penting bagi kita untuk mengetahui bagaimana sikap yang benar di hadapan Tuhan ketika kita telah berbuat dosa. Melalui kisah Daud, kita belajar pentingnya mengakui dosa kita dan tunduk pada konsekuensi yang Tuhan berikan.

Bahan Diskusi : Apa reaksi kita ketika Tuhan mulai mengungkap dosa-dosa yang belum kita bereskan? Apakah kita justru berusaha menutupinya. Bagaimana kita menuntaskan dosa yang Anda perbuat?

GBI Jalan Jend Gatot Subroto