BERIMAN SAAT MIMPI TIDAK SESUAI RENCANA

Posted by Admin 2026-06-22

blog-post-image

"Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu,
dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri."

Amsal 3:5 (TB)

Kisah Jeremy Lin: Ketika “Tidak Dianggap” Justru Jadi Kesempatan

Jeremy Lin tumbuh di lingkungan Amerika sebagai keturunan Asia, di mana banyak orang tidak memandangnya sebagai calon pemain basket profesional. Di SMA, ia jarang dilirik pelatih besar. Di perguruan tinggi pun, meski bermain baik, ia tidak mendapatkan tempat dalam NBA Draft tahun 2010.

Namun, Jeremy tidak menyerah. Ia terus berlatih dan berdoa. Ia percaya, jika Tuhan mengizinkan, pintu akan terbuka. Tahun 2012, ketika ia hampir dilepas dari tim, ia diberi kesempatan tampil bersama New York Knicks. Dalam waktu singkat, ia mencetak poin luar biasa, membawa kemenangan beruntun, dan menciptakan fenomena global yang dikenal sebagai “Linsanity”.

Namun ketenaran itu tidak bertahan lama. Cedera datang, kontrak berpindah-pindah, dan Jeremy harus terus berjuang membuktikan dirinya. Tetapi di balik semuanya, Jeremy tetap teguh dalam imannya. Ia sering membagikan kisahnya di gereja-gereja dan media sosial, menekankan bahwa identitasnya bukan di basket, tetapi di dalam Kristus.

Relevansi dengan Alkitab: Percaya Melebihi Logika

Amsal 3:5 mengajak kita untuk percaya pada Tuhan, bahkan saat hidup tidak sesuai harapan. Jeremy Lin adalah contoh nyata bahwa ketika kita tidak mengandalkan pengertian sendiri, tetapi berserah kepada Tuhan, jalan yang tak terduga bisa menjadi berkat. Tuhan bisa pakai situasi yang tampaknya gagal untuk menunjukkan kuasa-Nya.

Apa yang Bisa Kita Pelajari?

Tidak semua mimpi akan berjalan mulus. Kadang kita ditolak, diabaikan, atau dianggap tidak cukup hebat. Tapi Jeremy Lin membuktikan bahwa iman kepada Tuhan dan ketekunan bisa membuka pintu yang lebih besar dari sekadar pencapaian pribadi. Yang penting bukan seberapa cepat kita berhasil, tapi seberapa dalam kita bersandar pada Tuhan di tengah proses. (MA)

"God’s glory is the goal, not mine."
Jeremy Lin